Loading



Showing posts with label Little Note. Show all posts
Showing posts with label Little Note. Show all posts

I Need You... I Miss You..I ♥️️ U

AGEE COMPUTER | 8:19 AM | | |
Aku ingin selalu bersamamu setiap saat,
tanpa ada jeda,
tanpa ada penghalang
Kamu seperti udara, selalu dekat
selalu aku butuhkan
Namun tak telihat nyata, tak bisa aku sentuh
Aku membutuhkanmu , melebihi yang kamu tahu
Aku menyayangimu, melebihi yang kamu rasa
Aku ingin berteriak menyebut namamu

Aku merindukanmu

Mungkin kamu tak bisa merasakan kerinduanku
Rindu yang berkumpul sempurna membentuk suatu ikatan rapi 
yang kelak kau buka satu per satu saat kita jumpa
Aku tak ingin berhenti mencntaimu
Tak ingin rasa ini berhenti dan pergi begitu saja

Setidaknya aku tahu, kamu juga merindukanku
Merasakan hal yang sama, getaran yang sama


*****



       Aku membutuhkanmu seperti aku membutuhkan udara. Kamu adalah udara bagiku.Kamu membuatku hidup setiap hari. Tak mampu aku melihat namun aku merasakannya. Begitu kiranya saat kita jauh. Saling mendekap rindu dalam relung jiwa.

       Waktu masih panjang. Menunggumu di tempat ini. Lelah??? Jika aku merasa lelah, aku sudah pergi dari dulu. Tak akan pernah aku lelah menunggumu, karena kamu adalah udara bagiku. Karena cintamu, karenamu aku masih bertahan hingga sekarang. Lelahku akan kalah ketika aku bertemu denganmu, memlukmu, menciummu dan berbagi cinta denganmu, hanya denganmu.

       Saat ragamu jauh dariku, aku berkata pada diriku sendiri, aku akan baik-baik saja. Karena aku tahu, meskipun kita jauh namun jiwamu masih bersamaku, melindungiku melalui doa-doa yang engkau panjatkan di setiap sujudmu, disetiap nafasmu.
Ingatlah aku selalu merindukanmu.



I ♥️️ U MY CLOUD, MY AIR





Read More

Jarak

AGEE COMPUTER | 8:04 AM | |
Aku benci jarak.
Jarak yang mmbuatmu harus jauh dariku
Jarak yang membuatku pedih menahan rindu
Jarak yang membuatku menunda untuk selalu mendekap erat tubuhmu

Terbentang berkilo-kilo meter dan aku tak mampu mencapainya
Membuatku semakin hilang akal, aku depresi, jarak ini membuatku semakin gila

Sampai kapan jarak ini menjadi musuh bagi kita?
Selalu menghampiri dan bersahabat
Menyapa ramah tapi membuatku pedih
Ah, kenapa kau saja yang pergi wahai jarak?
Sekarang aku ingin dia kembali padaku. Aku ingin memeluknya
Aku sangat merindukannya...


  *picture from google
Read More

Short Note: The Power Of Love

AGEE COMPUTER | 7:54 AM | |
Aku harap, aku bisa mencintai seperti pasir di tepi pantai

Tanpa takut ditinggalkan atau disakiti

Sesering ombak datang dengan lembut dan kuat 

Ketika ombak meninggalkan pantai dengan meninggalkan luka

Menghancurkan pasir dan menghempaskan karang 

Dengan potongan-potongan tajam dari kerang

Namun pasir di tepi pantai tetap setia dan tidak akan pernah berubah






Dedicated to my husband:
Ketika kita mencintai, tanpa pernah merasa lelah untuk terus ingin bersama-sama selamanya, meski menghadapi keruh dan kejamnya dunia. Menghadapai kelemahan-kelemahan seseorang yang kita cintai yang terkadang seperti pedang yang tajam yang menghunuskan ujungnya ke dalam hati, namun kekuatan cinta itu akan mengobati rasa pedih dan perih luka tusukannya. Ingin aku lalui hari-hariku bersama senyum dan candamu, tanpa ada jarak yang menghalangi. I love you just the way you are..
Read More

Welcome June

AGEE COMPUTER | 3:34 PM |
Juni telah datang kepadaku, menyapaku dengan hangat. Senyum sang Juni pun sangat indah merekah seperti bunga yang baru mengembang. Juni yang selalu aku rindukan, Juni yang selalu aku nantikan kedatangannya. seperti mengenang perjalanan-perjalana yang sudah aku lewati.


WELCOME JUNE
Read More

Renungan Sepertiga Malam

AGEE COMPUTER | 11:00 AM |
Mengapa masih bertanya
"Jika hidupmu seperti ini."

Tangis dan tawa datang silih berganti.

Disepertiga malam ini, aku ingin bersimpuh pada-Nya. Meminta jawaban atas doa-doaku.

Tersadar kemudian,

Bahwa hidup ini, kita tidak memiliki apa-apa.
Read More

Puisi Sepenggal Malam

AGEE COMPUTER | 10:10 AM |
Malam semakin larut
Terdiam lirih mendengar suara malam
Sayup-sayup terdengar sesorang membaca lantunan ayat-ayatu Tuhan 
Sekejap terasa tak asing
Seperti dejavu masa lalu mampir ke dalam ingatan
Seperti mencari kepingan yang telah hilang
Satu persatu dipersatukan 
Namun tak akan bisa hilang sisa retaknya
Dalam hening malam 
Terbaur pada mimpi masa lalu
Malam telah membisikanku kalimat terindah
Sejajar keindahan senyum dan cintamu
Aku bersyukur
Alunan ayat-ayat Tuhan telah menyadarkanku 
bahwa aku adalah wanita yang beruntung telah memilikimu
Read More

2 Become 1

AGEE COMPUTER | 9:22 PM | | |
Satu kalimat yang aku benar-benar menyukainya.

"Kalau begini, kita sudah jadi satu." Katamu sambil memelukku.

Pelukan yang kamu berikan padaku adalah suatu kumpulan kata-kata yang tak bisa diucapkan. Kata-kata itu meliputi,

"I Love You"
"I Miss you"
"I need You"

Dan satu kalimat tadi menambahkan menjadi pelengkap perasaan itu semua. Perasaan yang lengkap, yang diberikan kepada seseorang dan aku sangat bisa merasakan kersejukan ketika kamu mengatakannya. Mendengarnya pun aku sangat hangat di hati, ditambah ketika itu aku melihat senyum mengembangmu. Betapa aku menjadi wanita yang paling bahagia ketika itu. Sesugguhnya yang aku iinginkan dari kamu adalah rasa cinta, bukan hanya kata cinta yang sering kamu ucapkan padaku. Perhatian, bukan hanya kata "I care".

I don't need that words. I just need the prove. Show me that you love me.

Bahagia, iya saya memang bahagia memiliki kamu saat ini, tapi juga tak sedikit air mata yang aku tumpahkan karena aku merindukanmu.
Read More

Catatan Kecil Insomnia

AGEE COMPUTER | 12:15 PM |
"Pertengahan minggu penuh insomnia.
                                                    Tapi..............
Aku suka sisi sepi seperti sekarang. Seperti terhanyut dalam khayalan yang sebelumnya belum pernah aku singgahi.

Mendengarkan hembusan angin malam yang menggetarkan daun-daun.
Suara penghuni malam menemani perenunganku malam ini. Teman yang paling menenangkan saat aku

SENDIRI.....

Seketika mataku mulai sayu, entah harus mengucap kata apa,
Selamat pagi 
NAMUN
Aku tertidur



Read More

Puisi Sederhana Dikala Insomnia

AGEE COMPUTER | 12:02 PM |
Dini hari,
Masih mendengar suara detak jarum jam berdetik
Tik tok tik tok
Sekilas suara burung hantu menyapa di heningnya malam
Melagu malamku,
Membiarkan aku menari-nari dalam angan
Merasakan gelap dan dinginnya suasana yang mencengkam
Jantung berdegup kencang
Menambah iringan lantunan detak jarum jam
Seperti orang asing yang tersesat
Aku terdiam merasakan alunan malam
Ku tatap dibalik jendela kamarku
Ku lihat kau berdiri tersenyum manis kepadaku
Ah, lamunanku...
Membawa kepadaku menghangatkan malam dingin
Rindu,
Tak akan mampu aku berdusta
Aku merindukanmu..




Read More

Rindu Tak Tersentuh

AGEE COMPUTER | 9:05 AM | | |

Dalam ruang kosong ini aku merasakan gundah dalam hati. Bukan, bukan karena cerita yg menyedihkan itu, melainkan karena seseorang yang jauh di sana. Aku ingin berlari dan mengatakan apa yang belum aku sempat katakan. Aku ingin mengungkapkan bahwa aku merindukanmu. Pada setiap nafasku yang ku hembuskan ada rasa rindu yang sangat dalam. Pada setiap langkah yang aku pijakan ada harapan untuk melangkahkan kerinduan ini padamu. 


Aku ingin menyentuhmu, memelukmu saat ini, malam ini. Air mata kerinduan tak mampu lagi menghiburku, tak kan mampu menenangkanku. Ah menghitung hari, tak sabar aku ingin bertemu denganmu, tak sabar aku ingin melihat senyummu dan tak bisa aku tahankan rasa bahwa rindu ini semakin kuat. 



Lagu ini membawa bayangmu menemani kesendirian dan penantianku. Lagu yang menceritakan tentang rindu, tentang cinta dan harapan. Menari, berdansa dengan bayangmu tiap ku merasa membutuhkanmu.
Read More

U Don't Know How Much I Miss You

AGEE COMPUTER | 7:58 AM | | |
Kamu tak tau aku sangat merindukanmu?
Menanti kabarmu dengan perasaan tak menentu. Dalam hati ini selalu memanggil namamu. 
Tak sadarkah kau? 
Tiap kali aku mencuri perhatianmu, tak pahamkah kau? 

Aku menangis tiap malam, tak merasakah kau? 


Iya, karena kau tak pernah tahu aku merindukanmu sedalam ini.
Read More

Sepi

AGEE COMPUTER | 7:54 AM | |
Sepi, seperti yang aku rasakan sekarang. Berdiam, mengkhayal dan bermimpi mencari dan mendapatkan tempatku yang dulu kembali. Tidak mungkin. Tempat ini terlalu sepi dan miris. Tak ada kawan yang aku datangi saat aku ingin bicara. Tak lagi ada mereka yang diam-diam membicarakan lawannya dibelakang mereka. Dan tak kan ada lagi suara terikan-teriakan sumbang wanita gemuk memanggil-manggil anaknya. Semua hilang seperti ombak menyapu karang kecil dipinggir pantai dan mendamparkan di tempat yang membuatku semakin menjadikan diriku jauh dari diriku yang sebenarnya.



Entah tak tahu kapan waktu itu akan datang, yang pasti saat ini ombak di pantai masih membuatku terombang-ambing tak tentu.
Mereka, harusnya wajib mengembalikanku pada tempatku dulu. Satu pertanyaan, kenapa mereka tega merampas kehidupanku? Menjadikan aku orang yang paling kesepian di dunia ini. 
Read More

Untitled

AGEE COMPUTER | 2:11 AM | |
Masih mengingat awal perkenalan kita
Kau menyapaku dengan wajah keramahan
Menunjukan ketenangan dan keluwesan pertemanan
Kau berikan sudut ruang untukku yang rapuh dan tertekan oleh kehidupan

Masih terngiang candamu, dan senyum kecil menggodaku
Bagai matahari membagikan sinar pada bumi yang membiru kelu
Kau selalu memberiku tawa pada sisi senyumku,
Kegundahan seakan terbakar menjadi abu



Ada hati yang tergores luka menyayat dalam kalbu
Melihat bintang yang sedang menangis sedu
Kuning membakar amarah membuncah dada
Pada sejenak jeda
Aku memungut kepingan-kepingan asa
Berlarut pada tepi-tepi cinta dan doa

Dengarlah suara gitar mengalun merdu
Mencari setiap petikan sendu mendayu kelu
Aku meletakkan kerinduan dalam setiap nada untuk mengingatmu
Tak mampu aku melepas semua penat tanpamu
ketiadaanmu kembali buatku pilu dan rapuh
Ngilu hitam pekat dalam tidurku
Aku merindumu

Menunggumu pada tepi sungai biru berbalutkan gaun putih suci
Menantimu kembali pada putaran waktu seperti dulu
Sesekali bercium mesra pada sisi jembatan yang berhiaskan bayangan langit-langit
Membayangkan pohon-pohon terharu biru

Kau pergi bagai lembayung senja
Yang meninggalkan terang dan kehangatan bagi kita.

Read More

Pohon

AGEE COMPUTER | 6:46 AM | |
Siapa aku?
Aku masih belum ingat siapa aku, siapa namaku.
Seperti lembaran kehidupan yang terselip di sebuah tempat entah aku tak tahu.
Kenapa aku sendiri di sini?
Tanpa teman dan aku tak bisa melepaskan penat ke sebuah tempat lain.
Terbelenggu.
Terpasung.
Terpenjara sepi.
Ketika angin meniup kencang, aku tak sanggup berlari, berlindung.
Saat hujan mengguyur, petir berteriak di langit, aku tak sanggup bersembunyi.
Ketika manusia datang, menyentuhku, tersenyum penuh arti padaku, menodongkan senjata, aku tak sanggup berlari.
Aku mati,
Potongan-potongan tubuhku terjual, dijadikan alat sang manusia.
Aku mati,
Dijadikan bingkai dalam bangkai. 


Read More

A Letter of Love, I Miss You

AGEE COMPUTER | 1:55 AM | | | |
My Dear Sweetheart,

I miss you.  I want to be with you and hold you.  I want to gently touch your face and cup your cheek in my hand as I look into your beautiful brown eyes.  I want to snuggle and cuddle with you, to just be close to you.  I want to rub your leg and stare across the couch as we talk of our feelings for one another.  I want to hold your hand across the table at a restaurant.  I want others in the restaurant to be jealous of our intimacy and our tender affection for one another.  I want to lie next to you in front of a fire and gaze into your eyes while I rub your back.  I want to romance you.  I want you to know how beautiful you are in my eyes.  I want you to know how much I cherish and adore you.  I want to give my heart to you.  I want your heart, I want it all.

With fond affection and longing thoughts,

Your Love :*

Read More

A Hug

AGEE COMPUTER | 11:16 PM | | | |




Pada hening aku memungut kerinduanku,
Menitipkan salam dan setangkai bunga untuk kekasih
Butir-butir bening air mata menjadi ngilu,
Tak tertahan berlinangkan air mata duka nan sedih.
*




Sayang, malam ini aku ingin berbincang denganmu, berdiskusi tentang hal-hal yang membuatku luruh jauhkan rindu yang semakin sesak di dada. Betapa aku sangat merindukan kehadiranmu yang jauh berjalan meraih keindahan dalam kapal cintamu.

Sore ini hujan turun, deras sekali, kerinduanku kepadamu semakin membukit. Ingin aku memelukmu dibawah rinai hujan, memelukmu erat dan menciummu dalam hujan.

Pelukan hangat penuh cinta dan damai meski hujan mengguyur tubuh kita. Saling berpeluk erat, tanpa ada jeda dalam dekapan hangatmu. Dingin menjadikan hangat, sehangat ketika kita bercinta di persandingan tungku yang menyala kala musim dingin tiba. Inginku belai wajahmu, rambutmu, mencium keningmu walau dingin mengigil menjalar ke dalam sel-sel menusuk rongga-rongga, namun ada kehangatan dalam hati, menjadikan jantung semakin berdegup dengan riang.

Rasakan setiap tetes air yang menetes di setiap pori-pori kulitmu, ku sentuh dadamu merasakan degup jantungmu yang semakin liar, bertatap mata, sesekali bercium mesra pada rinai hujan sore. Seketika hujan reda, matahari menunjukan sinarnya, dan saat itu pula pelangi menampakan senyum khas berwarna-warni memamerkan keindahannya, dan tersenyum pada kita.
Kitalah pasangan yang abadi bagai bunga plastik yang tak akan pernah layu, akan terus mekar, namun cinta kita murni seperti semurni air suci. .









*Repost
Written on Early 2011, taken from my WP (ditulis pas saya belum punya blog WP)
Read More

You Don't Know How Much I Miss You

AGEE COMPUTER | 4:30 AM | | |
Kamu tak tau aku sangat merindukanmu.
Menanti kabarmu dengan perasaan tak menentu.
Dalam hati ini selalu memanggil namamu.
Tak sadarkah kau? Tiap kali aku mencuri perhatianmu, tak pahamkah kau?
Aku menangis tiap malam, tak merasakah kau?

Iya, karena kau tak pernah tahu aku merindukanmu sedalam ini.



http://www.writerscafe.org/uploads/stories/ee48eca702ba2ef1586d11a4688617ea.jpg
Read More

Sepi

AGEE COMPUTER | 4:09 AM | | | |
Sepi, seperti yang aku rasakan sekarang.
Berdiam, mengkhayal dan bermimpi mencari dan mendapatkan tempatku yang dulu kembali.
Tidak mungkin.
Tempat ini terlalu sepi dan miris.
Tak ada kawan yang aku datangi saat aku ingin bicara.
Tak lagi ada mereka yang diam-diam membicarakan lawannya dibelakang mereka.
Dan tak kan ada lagi suara terikan-teriakan sumbang wanita gemuk memanggil-manggil anaknya.
Semua hilang seperti ombak menyapu karang kecil dipinggir pantai dan mendamparkan di tempat yang membuatku semakin menjadikan diriku jauh dari diriku yang sebenarnya.



Entah tak tahu kapan waktu itu akan datang, yang pasti saat ini ombak di pantai masih membuatku terombang-ambing tak tentu.
Mereka, harusnya wajib mengembalikanku pada tempatku dulu.
Satu pertanyaan, kenapa mereka tega merampas kehidupanku?
Menjadikan aku orang yang paling kesepian di dunia ini.



http://8020.photos.jpgmag.com/748180_133450_93f36ec101_p.jpg
Read More

Bintang Dan Bulan Pada Langitku

AGEE COMPUTER | 8:43 AM |
Lihatlah langit pada malam hari ini. Ketika hujan tak kunjung datang, ada sejuta bintang tersenyum indah di langit malamku, menyapaku dan berbincang denganku.
Pada perjalanan ini, di jalan setapak pernah aku lalui bersama dia, bergandeng tangan, dan tertertawa bersama.
Saat perbincangan dengan bintang, ku selipkan sebuah tanya, kenapa dia yang aku cinta pergi, bintang?



Bintang tak mampu menjawab, hanya tersenyum penuh arti yang aku tak mampu menebak arti senyumnya.
Lalu, aku mencoba bertanya pada bulan, yang ketika itu tengah menunjukkan senyum terbaiknya.
Bulan kenapa dia yang aku cinta pergi, bulan?
Bulan sabit tersenyum padaku, dan menjawab, “Dia pergi karena dia mencintaimu, dia hanya ingin keadilan dan kebahagian berpihak padamu. Maka itu dia pergi menghilang.”
Apa maksudnya? Aku kembali bertanya-tanya dalam hati kecilku.
“Dia ingin engkau menemukan kekasih hati yang mampu membahagiakanmu, memberimu cinta yang lebih berarti dari cintanya, memberikan semua harapan-harapan yang engkau inginkan. Dia bukan orang yang tepat untukmu, wahai gadisku. Suatu hari Tuhan akan mengirimkan penggantinya yang terbaik untukmu.”
Hatiku risau, sedih, dan putus asa. Ketika cinta ini tak mampu memiliki, ketika harapan semua pupus. Masih bintang-bintang menemaniku, menguatkan aku, memberikan kembali semua harapan yang pernah hilang.
“Gadisku, meski kau tak mampu memilikinya, namun masih ada separuh hati untukmu, yang masih dia simpan erat dalam sudut jiwanya. Masih ada puing-puing cinta yang ia simpan dalam belanga cintanya yang tak pernah akan ia hapus dalam setiap jejak langkahnya.”
Tiba-tiba aku merasakan angin malam berhembus menitipkan pesan darinya. Dia merindukanku, seperti hari-hari sebelumnya. Dia masih mencintaiku, seperti rasa-rasa sebelumnya yang tak mampu berubah, dan tak akan bisa dirubah. Dia menginginkanku untuk selalu bahagia, tersenyum, dan tertawa. And when I cry, he cries too.. Angin malam membawakan sebuah ciuman darinya, ciuman yang lembut dan penuh cinta, tiada orang lain mampu merasakannya. Dan angin malam juga membawakan sebuah pelukan hangat yang mampu meleburkan setiap hati yang menggigil.
Suara burung malam menyanyikan kidung kenangan dan rasa merindu ketika kami masih bersama. Merdu bersenandung bersama malam yang kian semakin pekat. Ingin segera aku terlelap, menemui dalam ruang mimpi, menatap senyummu, dan menggenggam tanganmu. Aku sendiri dan sepi dalam ruang fana yang semakin menghitam gelap.

http://lanternofthepath.files.wordpress.com/2012/06/600px-noche_de_luna_llena_-_full_moon_night.jpg
Read More

Rindu Di Sudut Ruang Hati

AGEE COMPUTER | 8:36 AM | | |
Sepi membuat denyut jantungku berdegup kencang, bagai suara gemuruh tabuh-tabuhan benderang.
Aku mengingatmu pada setiap sudut tatapan yang tenang, mengingat ingatan lama kita bercahaya seperti bintang.

Jauh, berkelip-kelip dilangit malam yang mempesona berpeluk mimpi dan angan.
Aku merindukanmu, sepersekian detik semakin rindu. Bayangmu merajai setiap langkahku, bernyanyi-nyanyi setiap mimpi malamku.
Rindu, rasa yang indah namun perih di ulu.
Rindu, meski begitu aku masih menanti kehadiran senyummu.
Rindu, cinta, cemburu, dan suka, semua rasa itu karunia Ilahi…
Aku mencintaimu karena-Nya. Aku merindukanmu karena-Nya, karena Dia telah menciptakanmu untukku..




http://ifscarscouldtalk.files.wordpress.com/2010/11/my-red-heart-in-the-corner.jpg
 picture from here

 Rindu ini makin besar.
Edisi kangen dia.. my lighthouse..

Read More