Loading



Showing posts with label Short Note. Show all posts
Showing posts with label Short Note. Show all posts

Sendiri

AGEE COMPUTER | 7:29 AM | | |
Sepi, bagiku adalah ribuan kata yang masih bersembunyi pada dasar hati yang terdalam. 
Seperti lidah yang kelu, dan mulut diam tanpa mau berucap
Hanya air mata yang keluar, mengungkap semua rindu yang masih tertahan
- Furindria


Sepi..... Kata "SEPI" untuk beberapa orang memang seperti momok yang menakutkan. Tidak ada teman bicara, tidak ada sahabat untuk bertukar cerita, dan tidak ada kekasih yang selalu ingin didekap. 

TAPI....

Terkadang memang kita membutuhkan waktu untuk sendiri. Meluapkan segala emosi, untuk berpikir, mengenang dan mengingat hal-hal yang terjadi dalam kehidupan kita. "Menyepi" untuk intropeksi diri dan mencari inspirasi.
Sendiri, sesekali untuk membenahi dan menata kembali hati dan jiwa yang sedang berceceran (berlaku untuk yang sedang hatinya tercecer karena ada seseorang yang meenghancurkan hatinya.. *ngikik*)
Sendiri untuk mengatur pikiran yang sedang berantakan, agar orang lain tak turut kena amarah.

Dalam kesendirian atau kesepian,
terkadang kita mampu menjadi diri sendiri dan menilai diri kita sendiri, mengumpulkan semua ingatan-ingatan dan menjadikannya kumpulan nilai yang berharga, yang disebut Intropeksi Diri. Intropeksi diri dalam kesendirian memang menyadarkan kita banyak hal, dan mampu mengetahui kelemahan-kelamahan pada diri kita, juga membuat kita mampu "merasa". Merasakan hal-hal yang sedang bersembunyi didalam kehidupan ini tanpa pernah kita menyadari sebelumnya.

Yups, terkadang ketika kamu sedang sendiri, kamu akan benar-benar merakan siapa dirimu yang sebenarnya.
Read More

Pemilihan Capres Cawapres Bikin Goyah Persahabatan

AGEE COMPUTER | 1:09 AM | |


H-1 pesta pemilihan presiden periode 2014-2019 akan dilaksakan serentak diseluruh Indonesia. Banyak warga yang menanti pemilihan pemilu kali ini, namun juga tak sedikit yang mencibir karena tak berminat pada kedua calon presiden dan calon wakil presiden kali ini. Saya rasa pemilihan presiden kali ini benar-benar menguras pikiran (lebay), pasalnya di media sosial ramai mengkampanyekan capres yang mereka andalkan. Saling memuji dan banyak juga yang saling menghujat, menghina bahkan terjadi fitnah yang dilontarkan pada kampanye capres kali ini.

Tak sedikit yang bercerita kepada saya banyak diantara pertemanan mereka hancur gara-gara pilihan berbeda, dan kejadian itupun saya juga mengalami. Saya tidak habis pikir, betapa picik pikiran mereka yang tak menghormati perbedaan pilihan diantara sahabat mereka. Berawal dari pancingan negatif dari pihak lawan membuat perdebatan dan akhirnya perpecahan. Saya pun kaget membaca testimoni teman saya, dan saya juga tidak mengira dia bisa mengawali "pancingan negatif" kepada saya. Awalnya sih saya sebenernya tidak merasa loh kalau lagi "DIDIEMIN" sama seorang teman yang saya anggap baik sekali hanya gara-gara (mungkin) dia tidak terima perbedaan pendapat dan argumen yang kemudian menjadi debat kecil diantara kami, saya rasa debat kecil itu wajar, toh saya menanggapi dia juga tidak "gontok-gontokan" kok, saya woles saja, eh pada suatu ketika saya ngusilin dia di BBM, malah cuma di read doank, dan itu bukan kebiasaan dia. Beberapa menit kemudian di status dia tertulis:


"Diam bukan berarti kalah, hanya menghargai seorang sahabat"

Dari sini entah maksud dia apa menulis seperti itu, yang pasti saya kok merasa tersindir oleh kata-katanya.  Saya mencoba berfikir positif sajalah, mungkin dia sedang berkonflik dengan orang lain. Setelah itu saya jadi agak sedikit tidak respect dengan teman saya ini. Hanya gara-gara pilihan berbeda saja harus mengorbankan jalinan persahabatan yang selama ini terjalin. Sempat menjadi tema diskusi dengan teman saya, dan ternyata dia juga bernasib sama dengan saya, hahahaha...

Dari sini saya mengambil sisi positif dari kejadian yang saya alami, dan menunjukan fenomena yang terjadi di dunia politik yang saya tidak terlalu mengerti. Sifat menghargai itu memang sangat penting, terutama menghargai perasaan teman, pasangan dan keluarga. Menjaga keharmonisan dalam menyingkapi perbedaan pilihan itulah yang harus dibina dalam diri kita masing-masing. Saya dan suami juga punya perbedaan dalam pemilihan capres dan cawapres, pernah juga terjadi debat kecil tapi diantara kami tidak pernah terjadi saling "DIAM" lalu berlarut hingga salah satu mengikuti pilihan satu lagi. Tidak, kami masih bisa menghargai perbedaan ini. Kalaupun diantara kami sedikit agak "keki", palingan kami diam, membuka pembicaraan yang lain tanpa embel-embel politik. Dan seharusnya tidak kepada suami, keluarga tapi juga kepada teman dan sahabat.

 Menanti hari esok untuk menentukan pilihan, dan kebetulan hari ini bertepatan dengan Ramadhan lebih indah bila kita saling menghargai perbedaan pendapat, dan mempererat rasa tenggang rasa diantara sahabat yang mempunyai pilihan berbeda. Sahabat mempunyai pilihan berbeda harus kita hargai bukan untuk diajak berdebat dan menghina, toh Capres Cawapres-nya saja santai saja kok, malah ketika bertemu di backstage saat akan debat mereka saling menyapa damai, kenapa kita pendukungnya tidak?! Yuuk, sukseskan pemilu kali ini dengan damai, tanpa menjadikan temanmu seperti musuh, harusnya kita salaing merangkul, mereka berkompetisi menjadi presiden kan untuk kemajuan bangsa kita juga. Yang terpenting adalah doa supaya, siapa pun yang akan terpilih nanti bisa menjadikan Indonesia lebih maju lagi, dan amanah terhadap janji-janjinya. ;)


Salam damai


Read More

Akhirnya Ramadhan Tiba

AGEE COMPUTER | 12:59 AM | | |
Sebulan saya benar-benar total tidak ada catatan kecil yang menghiasi blog saya, hanya sejumput ucapan selamat datang untuk bulan Juni kemarin. Banyak alasan untuk saya tidak menulis, bukan kehilangan ide namun kegiatan yang menumpuk membuat saya menjadi lelah dan akhirnya ide yang keluar dari isi kepala hialng begitu saja.

Hari ini hari ke-tiga memasuki bulan Ramadhan, bukan yang penuh berkah, bulan penuh pengampunan dan bulan yang penuh pahala. Alhamdulillah bulan ini bisa sahur dan berbuka puasa dengan suami, semakin lengkap dan semangat puasa kali ini.

Ramadhan kali ini seperti tahun-tahun yang lalu, hanya saja kali ini lebih istimewa, dan semoga tahun depan akan menjadi lebih istimewa. Tahun ini saya pertama kali menjalankan ibadah puasa dengan suami, kemarin-kemarin harus puasa sendirian mengingat kerja suami harus jauh dari kami, tapi saya pernah menjalankan puasa dengannya ketika masih pacaran dulu, seneng dan masih membekas sampai sekarang, tapi dulu masih ada batas untuk kami. Jadi hanya bisa buka bareng, sekarang bisa sahur bareng.. Bahagianyaaaaaa.. *blushing* Alhamdulillah banyak waktu untuk ngabuburit bareng bersama suami, dan meski hanya 8 hari setelah itu kami harus berpisah sementara lagi. Inshallah jika Allah masih memberikan kami umur untuk bertemu Ramadhan tahun depan, kami bisa berpuasa bersama dan Idul Fitri bersama. Amin.

Untuk semua teman dan keluarga yang menjalankan, saya mengucapkan:

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA

Salam hangat dari saya dan keluarga.



Read More

Beratnya Tugas Mbak Pembantu

AGEE COMPUTER | 7:50 PM | | |
Beberapa hari ini saya kerja keras, tepatnya menjadi ibu rumah tangga seutuhnya. Dari pagi ngurusin si kecil, sampai nyuci baju, piring, ngepel dll. Bener-bener jadi Inem, hihihihi.. Berat, badan saya masih pegel-pegel juga saat nulis ini, makan juga jadi ga teratur, ini saya benar-benar mengeluh bukan berarti saya tidak bersyukur sih tapi karena pekerjaan-pekerjaan ini membuat saya mengingatkan tugas mbak-mbak pembantu yang bekerja berat seperti ini, apalagi menjadi pembantu di negara ini yang semua orang juga tahu berapa sih gaji pembantu sekarang?!

Saya sih belum seberapa ini sudah ngeluhnya seperti kerja non stop, padahal untuk ngurusin si kecil ada bantuan dari ibu mertua. Kalau semua diserahkan kepada saya, wwuiih bisa-bisa saya jatuh sakit. Saya capek sedikit sudah sakit, entah itu flu atau masuk angin, dan belum lagi kalau telat makan maag saya bisa kambuh, kalau kambuh saya bisa sampai sesak nafas dan ulu hati terasa nyeri sekali. Ah, saya tahu kenapa Tuhan memberikan dan menjajikan surga untuk seorang istri yang taat kepada suami, meskipun suaminya suka banget nyuruh ini itu tanpa mengerti betapa lelahnya menjadi seorang istri dan ibu. Bahkan ada lho tipe suami yang tak cuma nyuruh, tapi juga "merasa kurang". Istri sudah capek membersihkan rumah, tapi masih aja dibilang kurang bersihlah, kurang inilah dam masih banyak kurangnya. Untungnya suami saya sangat membantu saya, dalam artian suami mau berbagi tugas mengerjakan tugas rumah.




Saya tidak heran jika jaman sekarang banyak pembantu yang kemudian nekat pergi keluar negeri demi mencari "uang besar" meskipun resiko yang mereka tanggung sangat besar. Mengalami kekerasan, fitnahan, bahkan pelecehan yang harus mereka terima. Demi membuat keluarga di dalam negeri menjadi sejahtera, mereka menerima semua siksaan ini. Saya heran, dijaman sekarang kok masih ada majikan yang jahat sama pembantu, menyiksa mereka hingga ada yang meninggal dunia dengan cara mengenaskan. Teringat saya dengan teman yang pernah menjadi TKW di negara sebelah, mungkin sangking tertekannya dia, hingga jalan pintas dia tempuh. Bunuh diri menjadi jalan yang mudah untuk menyelesaikan siksaannya. Kasian, perlindungan negara ini sangat kurang terhadap pahlawan devisa kita.

Melihat jauh dan mendalami pekerjaan istri dan sekaligus ibu memang sangat tidak mudah. Lelah selalu menghampiri. Saya seharusnya tadi tidak mengeluh, seharusnya juga kalau merasakan pegel-pegel tinggal panggil tukang pijit langganan :)
Dari profesi bernama ibu rumah tangga kerap kali dianggap remeh dan dipandang sebelah mata oleh beberapa orang. Padahal tugas wanita yang paling baik dan banyak pahala adalah inu rumah tangga. Ketika melayani suami, dihitung pahala mereka, ketika melayani anak-anak tak luput juga hitungan pahala yang kita dapat. Saya juga kurang mengerti apa salahnya menjadi ibu rumah tangga? Istri yang setia melayani 24 jam tanpa merasakan lelah, istri yang selalu tersenyum meskipun dia harus menunggu bahkan ketika rindu itu tak mampu dibendung hanya air mata yang melegakan hatinya hanya untuk menunggu suami pulang kerumah.

Ada beberapa teman saya yang sabarnya luar biasa ketika menghadapi sifat suami yang keras. Setiap hari dia harus mengerjakan tugas rumah dengan sempurna, tak pernah berhenti, istirahat pun hanya ketika malam tiba, dan itu pun subuh dia juga harus bangun karema menyiapkan semua sarapan untuk suami dan anak-anak. Sekeras dia bekerja, dia tidak dipercaya untuk memanage keuangan, bahkan suami cenderung sedikit tertutup. Hanya diberi sekian untuk keperluan belanja sehari-hari setiap bulannya. Jika seperti itu apa bedanya istri dengan pembantu? Yang setiap bulan diberi sekian dan harus mengerjakan tugas rumah yang biasanya ditugaskan kepada pembantu. Paling tidak kan suami tidak memperlakukan istri seperti itu, keuangan pun seharusnya istrimyang mengelola walaupun uang dari kerja suami. Atau at least terbuka sebagai suami, dia mendapat gaji berapa, pengeluaran untuk apa saja, biar si istri pun merasa terhormati karena sebagai suami dia bisa berbagi dan percaya kepada istri. Dan sebagai istri, jika sudah mendapat kepercayaan penuh sebaiknya dijaga baik-baik.

Saya pernah dulu punya pembantu, duuh sering banget saya suruh ini dan itu, bahkan dia pun menjalani semua tanpa pernah mengeluh dan protes sama saya. Sekarang semua urusan rumah saya yang mengerjakan, jadi nyesel sendiri kenapa dulu seenaknya nyuruh-nyuruh mbak pembantu saya, pasti capek deh dulu, hehehe... Hidup tanpa yang membantu memang berat yah, cari pembantu jaman sekarang juga ga gampang, yang sulit itu mencari pembantu yang gampang dipercara dan telaten. Tapi meski kerjaan rumah ditangani sendiri, akan terasa ringan saat dikerjakan ikhlas tanpa mengeluh, apalagi ada suami yang sedikit meringankan beban.. :)



Read More

Manusia Adalah Makhluk Sosial

AGEE COMPUTER | 11:39 PM | | |
*Picture from here

Sering sekali kan kalian mendengar Judul postingan ini? Dulu waktu SD kata-kata itu memang sering muncul di pelajaran PMP (atau PPKN). Memang manusia satu sama lain saling membutuhkan, bahkan juga saling ketergantungan satu sama lain. Tidak dihindari juga saling tegur sapa adalah salah satu "tata pergaulan" yang budaya kita harus dilestarikan, meskipun senyum hingga basa-basi kecil seperti mempersilahkan mampir ketika tetangga lewat depan rumah. Begitulah kebiasaan orang-orang kampung saya dulu, sekarang lain lagi "tata pergaulan" di tempat saya tinggal sekarang berbeda.

Di perumahan saya tinggal ini sebenernya saya kurang betah sih, rasa sosialnya masih kurang dibanding dengan tempat tinggal saya dulu. Anak-anak perumahan sini lebih seneng main gadget daripada main peak umpet, hide and seek, lompat tali dan mainan tradisional lainnya yang pernah saya mainkan ketika waktu masih kecil dulu. Memang perkembangan jaman sekarang memudahkan kita untuk menjalin silaturahmi dengan keluarga atau teman yang jarang ketemu, namun setiap hal pasti akan ada sisi negatifnya. Dibalik semua kemudahan kecanggihan teknologi untuk kita menjalin komunikasi dengan keluarga dan teman, ada kelemahan yang kita dapatkan. Sering kan kita mendengar kata-kata "Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat"? Kata-kata tersebut memang benar adanya.


Kita ambil contoh misal, ketika saya makan malam dengan keluarga di rumah makan, datang sekelompok anak SMA yang masih menggunakan seragam sekolah, mungkin memang begitu kebijakan sekolah yang mengharuskan anak didik mereka keluar dari asrama sekolah menggunakan seragam. Setelah mereka pesan makanan kepada pelayan, mereka pun malah asyik dengan gadget masing-masing, ada yang masang earphone, ada yang asyik pencat-pencet tombol, mungkin chatting atau bermain media social yang lain bahkan asyik ber-selfie ria. Padahal kenyataannya mereka sedang berkumpul bersama, tapi malah asyik dengan gadget masing-masing.

Dulu ketika jaman saya sekolah, berlum ada gadegt secanggih ini, persahabatan kita sangat seru, bukan seperti anak-anak SMA tadi. Komunikasi secara langsung tanpa diganggu gadget, menjadikan persahabatan kami lebih bermakna. Saling tukar pikiran, berdiskusi, dan bercanda, tidak disibukan dengan yang namanya HP, tablet dll, jadi waktu kami berkumpul menjadi sangat intens sekali tanpa ada gangguan. Dan saya sebal juga, ada nih salah satu teman yang dulu asyik banget diajak ngobrol, diajak curhat, eh sekarang malih sebaliknya gara-gara dikit-dikit balesin BBM, *lap keringet dan air mata*, jadi konsentrasinya akhirnya buyar dan bikin sebel kan?! Belum lagi sekarang ada aplikasi telepon gratis, alias free call, jadi ya dikit-dikit telepon, bahkan ketika ada tamu meskipun itu tamunya teman dekat atau bahkan keluarga, si dia malah asyik telepon daripada ngobrol sama tamu. Kasian kan jadi tamu, udah jauh-jauh datang dia malah asyik dengan gadgetnya. 

Saya juga tidak menyalahkan kecanggihan teknologi sekarang, toh saya juga pakai. Tapi, ada saat kita harus bisa membedakan kapan kita harus sibuk dengan gadget, kapan kita harus berinteraksi dengan dunia nyata. Teman di twitter saya sedikit, karena apa? Mereka sedikit yang menggunakan twitter, mungkin gaptek (tapi baguslah, jadi ga ngerti apa itu tweet), kalau mereka banyak ngerti twitter, yang saya takutkan ketika lagi ngumpul, ngobrolnya malah lewat twitter, hahahaha.... Teman FB saya? Semua teman yang saya kenal, 95% teman dunia nyata saya, yang 5% teman dunia maya yang saya kenal dengan baik. Saya menggunakan twitter hanya untuk update informasi terbaru dari dunia news, fashion dll, dan saya menggunakan FB untuk mempererat silaturahmi dengan teman lama. 

Itu pembahasan saya tentang social media. Diluar social media terutama dilingkungan perumahan saya ini ya, sebenernya ada banyak hal yang menarik sih tentang hubungan sosial antar tetangga komplek saya, salah satunya tetangga depan rumah saya, hanya gara-gara tidak cocok dengan rumah depannya (hal ini adalah rumah sebelah saya), dia memutuskan untuk pindah RT (Rukun tetangga), padahal keamanan, penerangan dan kebersihan dia ikut RT kami, dan uniknya ketika diminta iuran rutin dia tidak memberikan iuaran tersebut alasan RT sudah pindah, hihihihi.. Kalau begitu orang seperti ini pindah aja ke hutan, kok maunya gratisan. Setelah itu dia menarik diri dari lingkungan komplek kami.. Nah menjadi pelajaran bagi kita untuk tetap saling menghormati, jikalau ada tetangga yang senewen dengan kita, mending jangan ambil pusing deh, kalau bisa sih dibaikin orangnya biar tengsin, bukan malah bersifat seperti tadi, toh akhirnya yang ga enak juga dia sendiri. Saat sang kepala rumah tangga alias suami kecelakaan tidak ada yang jenguk kecuali Mama saya, karena mama saya di sini yang dituakan otomatis mereka respect sama Mama.

Tapi terkadang saya juga menghindari tetangga yang lagi gerombol di salah satu rumah warga. Saya jadi pekewuh, atau tidak enak saja, harus nyapa mereka. Bukannya saya di sini saya ga mau nyapa sih, bukan, karena saat siapa pun yang lewat depan mereka jadi serba salah. Maksudnya gini, di sapa pun terkadang balasnya ga ngenakin, kaya senyumnya ga ikhlas atau memang dasarnya seperti itu, kalau ga di sapa juga kan ga enak, apalagi harus tiap hari lewat jalan itu kalau mau pergi kemana-mana, berbeda nyapa orang yang tinggal bukan di perumahan (KAMPUNG), saat kita nyapa, malah disuruh mampir meskipun basa basi tapi tetap enak kan hubungan dengan tetangga. Untungnya sekarang sudah banyak akses untuk keluar dari "GOA" ini tanpa harus "MONGGO"-in genk ibu-ibu tadi. Yaaaa sesekali lewat juga nggak apa-apa, sambil obral senyum dengan ibu-ibu itu, show that I have better smile... hehehehe..

Bergaul di mana saja memang harus ada tata caranya, tidak seenaknya sendiri. Jangan dicampur adukan dengan dunia nyata dan maya, ya harus tahu situasi, asyiknya ngumpul sama teman dan saudara malah asyik dengan gadget buntutnya malah ga nyambung apa yang dibicarain. Bertetangga memang tidak gampang yang saya kira, karena saya sedikit mengalami susah bersosialisasi, tapi jika ada usaha untuk "mempermudah" kita bersosialisasi akan gampang kan dekat dengan tetangga? Jangan menarik diri dari lingkungan mentang-mentang ada yang iri dengan kita, justru ketika ada tetangga iri dengan kita, berarti kita memiliki lebih, wong tetangga sampai iri gitu, hihihi.. Toh kalau saya lagi ga suka sama seseorang, lebih baik diam KECUALI kalau orang itu "NYUBIT" saya, saya balas "NAMPAR", hahahahaha.. becanda ah..
Read More

Bekas Luka

AGEE COMPUTER | 5:34 PM | | |


Wanita biasanya cenderung rewel kalau soal penampilan, apalagi kulit.  Semulus apapun kulit kita pasti pernah terluka, bahkan hingga membekas entah itu kecil atau besar. Luka yang timbul pada kulit biasanya terjadi karena terjatuh, tergores, kena knalpot atau kena kena setrika panas yang menyebabkan luka itu harus membekas pada kulit kita. Saya dulu pernah ketika masih SMA, hari senin, datang hampir telat dan terburu-buru akhirnya ketika parkir sepeda motor, kaki saya kena knalpot, panas, bahkan saat upacara bendera berlangsung saya menahan sakitnya kaki saya, meringis. Gampang sih, setelah upacara selesai, saya langsung kabur ke kantin sekolah, minta pasta gigi. Untung kantin sekolah saya saat itu ada kamar mandi kecil dan tersedialah pasta gigi yang saya cari. Hanya modal pasta gigi sih, luka bakar yang saya alami saat itu agak mendingan. Membekas? Iyalah, dua tahun masih aja exist, tapi alhamdulillah sekarang luka bakar akibat nyentuh knalpot sekarang hilang.

Saya punya seorang teman yang mengalami kecelakaan dan mengalami trauma psikis, bahkan dia ketika dia harus berhadapan pada suatu peristiwa yang mengingatkan saat dia terjadi kecelakaan saat itu, dia bisa menangis tiba-tiba. Iya, luka yang dia alami tak hanya membekas pada fisik tapi juga jiwanya.

Memang saat kita mengalami "terluka",  saat itu kita diberi suatu pilihan, tetap meratapi dan membiarkan luka itu membekas atau berusaha untuk menghilangkan luka. Jika pertanyaan ini saya ajukan untuk menggambarkan kondisi fisik, saya lebih memilih menghilangkan luka. Paling tidak menyamarkan luka itu agar tidak selalu "menghiasi" kulit. Tapi, jika pernyataan tersebut saya ajukan untuk menggambarkan kondisi batin atau jiwa, saya lebih memilih jalan lain, yaitu tetap membiarkan luka itu ada, meski sakit, bekas luka itu bisa membuat saya kuat dan lebih kuat.

Mereka yang mengalami luka serius, pasti akan banyak jalan yang akan ditempuh demi menyembuhkan luka tersebut. Untuk luka serius pada kulit, sekarang sudah banyak dokter spesialis kulit yang menanganinya. Saat jiwa kita terluka, sekarang sudah ada psikiater yang bisa menyemangati dan menyembuhkan trauma kita. Tapi yang paling utama yang harus kita lakukan dan kita ingat adalah selalu minta kesembuhan pada Tuhan.

Tidak munafik, dan jujur, saya juga masih ada luka trauma yang mungkin masih menganga di hati saya. Seiring waktu berjalan luka itu semakin mengecil. Luka yang saya alami tidak membuat saya lalu menyerah pada hidup, meskipun pernah saya "putus asa" saat itu, saya pikir saat itu banyak keluarga yang sangat peduli terhadap saya dan bahkan sahabat memberikan perhatian yang extra ketika itu, kemudian dalam hati saya, saya harus bangkit, dan harus mengobati luka saya.. Saya tak akan membiarkan sakit luka ini terus memgikuti saya hingga saya mati. Dengan berjalannya waktu, sedikit sedikit saya berhasil menyembuhkan luka, meskipun sekali lagi luka ini masih berbekas. At least, saya sudah tidak merasakan sakit karena luka ini.

Luka tentu akan membekas, bekas luka itulah yang membuat saya mampu bertahan, survive, dan bekas luka inilah yang akan membuktikan kekuatan saya. Kekuatan untuk terus bertahan untuk terus menyongsong hari yang baru, tanpa harus mempedulikan bekas luka yang saya alami. Yang terpenting saat ini buat saya adalah saya bersyukur sekali menemukan sosok yang mau menerima saya apa adanya, tanpa melihat kecacatan saya, dan saya bersyukur dia juga menjadi orang yang turut andil mengobati rasa sakit saya. Thank you so much my hubby..
Read More

Presiden Pilihan Rakyat, Siapakah Mereka??

AGEE COMPUTER | 9:47 PM | | |




Membicarakan tentang calon siapa yang akan menjadi Presiden RI periode 2014-2019, akan menjadi topik yang hangat selalu dibicarakan, bahkan pedagang pasar pun tak mau ketinggalan membahas dan menentukan pilihannya. Ketika kemarin saya berkunjung ke pasar besar, saya sengaja mencuri perbincangan ibu-ibu penjual sayur. Pembicaraan yang seru. Ada salah satu diantara mereka menjagokan pasangan Jokowi-JK dan ada yang bilang Presiden yang cocok ya pasangan Prabowo-Hatta.

Tak mau kalah dengan ibu-ibu pedagang sayur di pasar, kontak BBM pun jadi ajang kampanye. Akhir-akhir ini saya sering dapat BM (Broadcast Message) dari beberapa teman pendukung salah satu pasangan capres-cawapres, isi BM tersebut tak lain dan tak bukan adalah perbandingan track record yang saya juga kurang tahu benar atau tidaknya isi BM tersebut. Saya sih hanya bisa membaca, tanpa ada greget untuk kembali mengirim BM tersebut. Karena saya tidak terlalu tertarik sih dengan isi BM itu. Menurut saya, kalau kampanye dengan cara membandingkan antara capres satu dengan satunya itu bukan kampanye sehat, karena apa? Isi BM tersebut sudah menjatuhkan atau menjelekan (meskipun berdasarkan fakta), kecuali kalau mereka nge-BM visi misi sang capres dan cawapres. 

Melihat siapa yang saya pilih nantinya, saya sih masih belum menjatuhkan pilihan siapa yang harus saya "coblos" di pemilu presiden nanti. Saya dan mungkin masyarakat Indonesia sendiri juga mengharapkan kepada Presiden RI yang kelak menjadi pilihan rakyat bisa memperbaiki keadaan Indonesia, terutama kasus korupsi yang sepertinya sudah mendarah daging. Tak hanya memperhatikan Pegawai Negeri yang tiap tahunnya gaji selalu naik, tanpa memperhatikan nasib petani, nelayan dan pengusaha kecil. Tak hanya memikirkan setifikasi guru, tapi harus memperhatikan kualitas pendidikan di negara tercinta ini agar pendidikan di Indonesia semakin merata dan tak ada lagi alasan ekonomi untuk tidak melanjutkan sekolah. Wah, garapan presiden banyak sekali yah... Maka itu, menjadi presiden tidak semudah yang kita lihat. Naik mobil mewah, tinggal di istana, bahkan Presiden yang mati-matian memikirkan negara saja masih banyak orang yang mengeluhkan cara kerja presiden, masih banyak yang menghujat presiden. Saya membayangkan  orang-orang yang seneng banget menghujat presiden, bisa ga ya mereka memimpin dan memperbaiki negara ini???? hihihihi... Apapun usaha sang presiden, besar atau kecil, sebaiknya kita hargai, karena memimpin suatu negara tidaklah mudah.

Kita sebagai masyarakat hanya bisa berdoa, semoga negara NKRI ini bisa menjadi lebih baik, dan semakin jauh dari korupsi (KKN). Dan semoga calon presiden dan wakil presiden bisa berkerja nyata untuk Indonesia Raya dan menjadikan Indonesia Hebat. 
Read More

Harapan Di Hardiknas

AGEE COMPUTER | 10:08 PM | |



Sebetulnya hari kemarin adalah haru Jumat, 2 Mei (iya terus kenapa?). Lupa kan? iya saya juga lupa, kalau bukan karena teman BBM saya update status tentang "HARDIKNAS" (Hari Pendidikan Nasional), "jadi petugas ngibarin bendera, #HARDIKNAS". Status BBM itulah yang mengingatkan saya tentang pendidikan di Indonesia yang menurut kacamata saya semakin tak terarah. Banyak masalah yang terjadi di dalam lingkup pendidikan di Indonesia. Baru-baru ini yang masih hangat adalah kasus kekerasan seksual yang menimpa anak TK di sekolah bertaraf Internasional, Jakarta International School.

Sekolah yang dari namanya sudah elite dan menurut media, uang yang dikeluarkan untuk anak-anak mereka di sekolah ini tidak tanggung-tanggung loh, katanya sih bisa mencapai angka 100 juta lebih. Wooow!!! Sekolahnya pun dari segi keamanan juga bisa tergolong baik, contohnya setiap masuk kendaraan diperiksa oleh security sekolah. Tapi kenapa kok ya sampai ada kejadian yang saya sebagai orang tua juga ikutan miris. Anak TK yang masih kecil dan lugu-lugunya harus mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh penjaga kebersihan toilet. Yang menjadi pertanyaan saya dan mungkin oleh orang lain adalah ketika si anak pergi ke toilet, apakah tidak ada guru yang mendampingi si anak? Padahal anak umur segitu seharusnya perlu pendamping ketika si anak ingin ke toilet. Saya jadi ikutan paranoid yah menjadi seorang ibu yang anak saya juga akan masuk sekolah. Mungkin dari kasus ini pihak JIS bisa memperbaiki lagi keamanan untuk si anak agar kejadian serupa tidak terus terulang kembali.



Permasalahan lain, setiap tahunnya anak kelas 3 SMA atau SMP pasti akan menempuh UN (Ujian Nasional), jika tidak bisa mencapai target nilai yang ditentukan anak tersebut tidak lulus sekolah. Jaman saya sekolah saya juga begitu, kita menyebutkan sebagai kelinci percobaan, dan terbukti banyak diantara kami yang tidak lulus sekolah. Mungkin pemerintah membuat kebijakan seperti ini agar kami, para siswa bisa belajar lebih baik dan lebih rajin lagi. Tapi, apakah pemerintah ingat mata pelajaran yang diajarkan di setiap sekolah itu berbeda? Diliat dari segi SDM masing-masing sekolah pun juga berbeda. Sekolah yang dipelosok otomatis juga berbeda dengan sekolah kota yang fasilitas sekolahnya mencukupi. Apa ini adil untuk mereka yang sekolahnya mempunyai fasilitas yang kurang mumpuni? Saya rasa kurikulum yang sedang berjalan sekarang juga belum siap untuk di aplikasikan di negara ini. Saya dan teman-teman saya pun mempunya pendapat, 3 tahun belajar tetapi hanya ditentukan 3 hari, dan itu bagi kami saat itu sungguh tidak adil.

Sumber daya tenaga guru sekarang ini, saya rasa juga sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, tes untuk calon guru pun hanya berbekal segepok uang, tanpa melihat isi otak yang ada pada calon guru. Alhasil banyak oknum guru yang bertingkah semacam kriminal. Contoh lain saja, tidak usah jauh-jauh, saya punya teman guru bahasa inggris, salah satu status dia menulis seperti ini "Noting useless", suami saya yang mahir berbahasa asing pun bertanya, maksudnya apa? Kok bisa seorang guru bahasa inggris menulis seperti itu? Pernah juga saya iseng bertanya salah satu kawan saya yang kebetulan juga seorang guru di sekolah yang katanya bertaraf international juga. Waktu itu saya nanya, apa sih bedanya "Thank God", sama "Thank's God", dan yang bikin saya kaget dia tidak bisa menjelaskan tentang keduanya. Itu kenapa?? ya karena segepok uang tadi.... Saya juga tidak menyalahkan teman-teman saya tadi, toh mereka niatnya nyari kerja, yang bikin saya heran praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme kenapa masih ada di negara ini, bahkan untuk tenaga keguruan juga masih banyak yang begitu, bagaimana nasib anak didiknya kalau ada guru macam begitu? Yang dikhawatirkan bukannya pendidikan makin maju tapi malah makin merosot tajam. Saya sebagai calon wali murid juga khawatir tentang hal ini, apalagi iming-iming sertifikasi dari pemerintah membuat para guru semakin tidak konsentrasi dengan anak didiknya.

Semoga prasangka saya terlalu berlebihan ya, dan saya juga berharap HARDIKNAS ini bisa membuat para guru semakin berprestasi dan semakin meningkatkan kinerja atas anak didiknya, bukan hanya untuk mencari materi semata. Dan semoga kurikulum yang dihadirkan di Indonesia ini tidak membuat anak didik semakin menderita, karena diharuskan memperlajari materi yang berat dikala mereka masih ditingkat yang belum mewadai utnuk menerima materi-materi tersebut. Saat saya sekolah dulu, saya tidak pernah pulang hingga sore, saya lihat anak jaman sekrang terlalu banyak les dan les, parahnya para orang tua terkadang mendorong mereka untuk terus belajar, belajar tanpa ada waktu bermain atau refreshing bersama teman-teman mereka.



Read More

Mengendalikan Diri

AGEE COMPUTER | 7:47 AM | |
Pendewasaan diri itu memang ada masanya, adakalanya orang yang sudah berumur tapi kelakuan masih seperti anak-anak. Saya salah satunya, diumur yang segini nih, saya memang mengakui masih terlihat seperti anak ABG yang manjanya luar biasa. Bahkan ni sering rebutan papa sama si anak, hahaha... Soal emosi, saya juga termasuk yang kurang bisa memfilter emosi saya. Mau marah sama orang ya semua bakal saya omongi, bahkan salah satu teman dekat saya bilang, kalau saya itu orang yang paling ga bisa nyembunyiin perasaan. Kalau sebel sama orang muka saya itu paling pinter menggambarkan sebelnya saya sama itu orang, begitu juga sebaliknya.

Akhir-akhir ini saya memang sedang belajar mengendalikan emosi saya. Dulu kalau lagi manyun sama suami bisa  saya musuhi seharian. Tapi beberapa waktu lalu, saya kok jadi ga tega kalau lagi manyun sama suami, sebenernya antara ga tega juga ga betah sih, hihihi..



Pengendalian diri memang penting. Apalagi menghadapi orang-orang yang belum mengenal kita. Terkadang orang yang sudah kenal kita saja masih salah paham terhadap kita yang "suka cablak". Sebagai contoh saja ketika saya mengungkapkan rasa kangen yang ga bisa tersampaikan, terkadang saya suka "ngambek" bahkan bisa aja saya ngomong macam-macam, dan akhirnya si doi yang mungkin sedang nggak tahu apa maksud saya bisa menangkap yang sebaliknya, atau mungkin ga nangkap sama sekali. Nah, dari sini dan di hari ini, yang saya sedang mengalami sesuatu hal yang tidak bisa saya sampaikan, dan saya menyampaikan dengan "kode", parahnya yang dikodein ga paham (salah sendiri pake kode segala, hihihi), menyadari akan suatu hal. Sebisa mungkin kita berkomunikasi dengan baik, bahkan ketika sedang marah (dan itu sulit untuk sebagian orang). Kita juga seharusnya bisa menangkap maksud seseorang saat orang mengajak kita berbicara. Berkomunikasi dengan terbuka dan baik akan menghasilkan "omongan" yang baik juga. Jika kita mengawali komunikasi dengan emosi, bisa jadi hasilnya akan seperti ibu-ibu yang lagi adu mulut.

Saya juga sedang belajar salah satu hal dari suami saya, sesuatu hal yang sulit untuk saya lakukan. Suami saya itu tipikal orang yang cepet banget buang rasa marahnya. Jadi, kalau lagi berantem sama dia, saya yang masih mangkel gitu, dia cepet banget menghangatkan suasana yang diingin. Kalau saya orangnya kaku, jadi kalau mau berantem sama saya, harus bisa dan tahu selahnya saya. Kalau mau diem saya supaya saya bisa intropeksi, ya jangan harap saya mau berintropeksi, apalagi yang diemin saya hanya seorang teman, wah bakal musuhan sama saya lama itu, hihihi... Hanya beberapa yang saya ga betah dieman lama-lama, sama suami dan keluarga, mereka adalah segalanya buat saya. Tanpa mereka saya bukan siapa-siapa, jadi jangan heran aja kalau seorang teman sok sok ngediemin saya, buat saya berintropeksi dan lalu minta maaf, tapi saya cuek aja. :) <--- gagal mengendalikan diri. :p

Untungnya selama saya punya teman, saya hanya nemu beberapa yang seperti itu. Bukan sahabat saya, sahabat saya akan mengutarakan jika saya melakukan kesalahan, dan mereka akan berbicara baik-baik dengan saya, menunjukan hal ini baik atau buruk, nyakitin dia atau enggak. Harusnya kan begitu yang namanya sahabat, kalau mereka mengaku sahabat sih... :D
Menurut saya mengendalikan diri itu tak hanya mampu mengendalikan emosi, tapi mampu merangkai kata untuk mengungkapkan rasa terhadap orang yang sedang "bermasalah" dengan kita. Saya sedang belajar merangkainya dan membuat "nada indah" untuk mengutarakannya, karena hingga sekarang saya masih belum mampu, masih mengeluarkan otot dan nada tinggi hingga beberapa oktaf hingga perasaan saya membaik.
Read More

Inspirasi Dari Seorang Kartini

AGEE COMPUTER | 8:38 PM | | |


Tanggal 21 April setiap tahunnya diperingati sebagai hari Kartini, hari emansipasi wanita. Hari ini tepat tanggal 21 April saya sebagai wanita seneng banget ada peringatan hari Kartini. Kenapa? Iya karena kita akan selalu ingatkan bahwa wanita itu layak "disandingkan" dengan laki-laki, wanita tidak bisa dipandang sebelah mata. Prestasi perempuan jaman sekarang banyak macamnya, dan tidak hanya itu saya sering melihat perempuan melakukan pekerjaan yang acap kali dilakukan oleh kaum adam.



Menyinggung perkataan "layak bersanding" dengan kaum adam, emansipasi seharusnya pada tempat yang pantas bagi perempuan, porsi yang tepat, mengingat kodrat perempuan dan laki-laki itu berbeda. Sesukses apa pun sang perempuan, dan setinggi posisi sang perempuan, tetaplah perempuan harus patuh dan tunduk pada suami, dengan catatan selama perkataan dan tindakan suami sesuai dengan akidah agama dan kebaikan, wanita tidak bisa membantah.

Dari beberapa wanita yang berprestasi saat ini, saya punya beberapa wanita yang membuat saya terinspirasi. Mereka itu adalah wanita yang cerdas, dan punya banyak segudang prestasi.

1. Dian Pelangi

Wanita atau gadis yang berhijab siapa yang tidak mengenal sosok perempuan cantik yang satu ini. Segudang prestasi telah dia raih. Seorang designer perempuan berhijab yang sudah mendunia karena karya-karyanya yang super unik dan menjadi trendsetter dikalangan hijabers se-Indonesia raya ini.
Saya suka dengan rancangan-rancangan Dian Pelangi, selalu berbeda dengan yang lain dan mempunyai ciri khasnya sendiri.

*Dian Pelangi*


2. Nicoline Patricia Malina

Saya sebetulnya suka dan mulai jatuh cinta dengan dunia photography. Tidak sedikit photographer wanita di Indonesia, salah satunya Nicoline Patricia Malina. Saya suka dengan hasil jepretan dia. sangat indah dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Foto-foto Nicoline bisa kalian lihat di sini.

*Nicoline Patricia Malina*



Dari beberapa wanita tersebut, sudah sedikit membuktikan bahwa wanita pun juga bisa berprestasi tidak hanya di negara sendiri, melainkan mereka sudah mendunia, bahkan karya-karya mereka tidak bisa dipandang sebelah mata oleh dunia. Kita juga bisa kok menjadi mereka, asalkan kita mau berjuang dan tak pernah kapok untuk terus berdiri saat jatuh dan berproses untuk mewujudkan mimpi kita.

Satu hal lagi tentang perempuan yang saya tahu, dan saya sadari, sekuat dan semandirinya dia, ia tetap butuh bersandar, ia tetap butuh perhatian dan ia tetap butuh kehangatan juga kasih sayang. Wanita di jaman sekarang memang dituntut untuk lebih mandiri, bermental kuat, tapi bagaimana pun juga emansipasi wanita bukan untuk menjadikan perempuan menjadi seorang yang berkuasa.

Selamat Hari Kartini, semoga wanita di penjuru tanah air mampu menginspirasi banyak perempuan di mana pun berada, dan semoga semangat juang Kartini mampu mengantarkan kita para wanita untuk melangkah beribu-ribu langkah untuk menggapai cita dan cinta, harapan. Kibarkan terus semangant Kartini untuk cita-cita para perempuan Indonesia.




Read More

Akun Haters Mulan Jameela

AGEE COMPUTER | 1:17 AM | | |
Berbicara tentang artis kontroversi akan ada banyak hal yang mereka lakukan demi popularitas. Salah satu artis tersebut adalah Mulan Jameela. Siapa Mulan Jameela? Dia dulu dikenal dengan nama Mulan Kwok, penyanyi kafe yang ditemukan oleh Maia Ahmad yang kini Maia Estiyanti, pengganti Pingkan Mambo. Berbicara benar atau tidaknya berita tentang Mulan-Maia-Dhani, Mulan ini menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Maia dan Dhani.





*Banyak banget akun haters Mulan Jameela ~ Picture from Google*


Mulan yang punya nama asli Wulansari ini awalnya tidak mengakui bahwa ada hububgan spesial dengan suami bosnya yaitu Maia Ahmad. Namun di tahun 2013 Ahmad Dhani akhirnya mengakui menikah dengan Mulan Jameela dan dikaruniai seorang putri kecil yang lucu sekali. Mungkin ini kali yah yang masyarakat jadi sebel banget sama Mulan Jameela (termasuk saya). Saya sendiri juga tidak menyangka, dulu yang penyanyi kafe lalu menjadi artis dan melejit lewat duo Ratu yang digawangi Maia, lalu dengan teganya dia merebut suami bosnya sendiri. Mungkin saya termasuk orang Awam, yang tidak tahu masalah sebenarnya. Jikapun Mulan memang tidak merebut, kenapa harus mau menikah dengan suami teman sendiri yang notabene pernah mengangkat derajatnya yang penyanyi kafe lalu menjadi artis terkenal. Saya juga tidak bisa membayangkan jika saya diposisi Maia Estiyanti, ibarat pepatah air susu dibalas dengan air tuba. Suami direbut teman sendiri, dan sekarang tinggal di rumah yang dulu pernah Maia tinggali dengan Dhani dan anak-anak semasa bahagia. Katanya juga rumah itu jadi rumah gono-gini, berarri Maia berhak juga dengan rumah itu. Duh, kalau saya jadi Mulan malulah...

Banyak hujatan dan celaan yang Mulan dapatkan, tapi juga tidak sedikit yang memuji dan membela Mulan, meskipun tak sebanyak yang menghujat Mulan. Saya sebagai silent reader saja membaca kata-kata haters ikutan bergidik, ngeri deh bacanya, apalagi Mulan yang dihujat perasaannya gimana ya?! Mungkin sudah pantasnya dia dihujat, mengingat dia dulu bersikap bagaimana sama Maia. Kalau ga salah pernah memfitnah Maia, ga transparan tentang honor manggung Ratu.

Bukan hanya hujatan di kolom komentar Mulan's Instagram, tapi para haters malah membuat account untuk menghujat dan menghina Mulan. Tidak hanya satu sih tapi banyak. Mereka memposting foto Mulan diberi caption hujatan, terkadang membuka berita lama Mulan, atau mungkin menunjukan "fakta-fakta" tentang Mulan dengan gambar atau screenshot. Yang paling parah sih, terkadang mereka membandingkan sisi kehidupan Mulan dengan Maia, mulai dari cara pose ketika di foto, hingga fashion yang dikenakan oleh mereka berdua.

Di sisi lain saya juga kasian sih sama Mulan, dihujat begitu kejamnya :) tapi mungkin ga ngaruh kali ya si Mulan , buktinya dia malah terkesan ga peduli, masih sering upload foto, dan tampil di televisi. Kalau saya jadi Mulan sih bakal proteksi diri, jarang sering nongol di media social lah, seperti yang dilakukan Mayang Sari.
Sejauh ini saya hanya benci Mulan Jameela bukan anaknya dengan Dhani, yang pernah dia sembunyikan ketika hamil dulu. Safeea ini lucu, seperti anak saya ketika seumuran dengan Safeea, anaknya lincah dan menyenangkan. Dari luarnya Al, El dan Dul sepertinya juga dekat dengan Safeea. :D
Read More

Serunya Kampanye Pemilu

AGEE COMPUTER | 8:01 PM | | |



Posting ini saya tulis tanggal 8 April 2014' sehari menjelang pemilu.

Tepatnya H-1 atau bisa dikatakan dengan besok pemilihan umum akan dilaksanakan. Bukan untuk memilih presiden melainkan calon legislatif. Ramai banyak orang yang melakukan kampanye di setiap daerah, tapi saya rasa tempat saya tinggal kok adem ayem ya, hihih...



Rumor-rumor tentang pemilu kali ini sangat santer terdengar, tentang kecurangan para caleg yang menggunakan money politik untuk meraih suara, hingga terdengar akan ada surat suara palsu, dll. Duh, saya rasa sikap sportif kurang tertanam pada diri caleg2 kita. Bahkan saya jarang bertemu, malah tidak pernah bertemu dengan caleg yang yang langsung terjun langsung memperkenalkan visi dan misi mereka. Kebanyakan dari mereka sih lebih memilih "mengutus" team sukses mereka, dan itu pun bukan untuk memperkenalkan visi dan misi "bos" mereka melainkan membagi-bagikan sejumlah amplop yang berisikan nilai rupiah yang bermacam-macam. Tak cuma berupa uang, tapi berupa barang pun mereka bagikan untuk rakyat. Saya tidak habis pikir berapa jumlah uang yang mereka keluarkan hanya untuk duduk di kursi legislatif, dan untuk mengganti uang yang mereka keluarkan, kemana mereka akan mencari gantinya? Lalu, Apa sih tujuan mereka hingga mampu mengeluarkan uang sebanyak itu untuk mendapatkan suara dan simpatisan?

Saya sih belum mengerti bener yah kenapa money politik harus mereka lakuin, toh kalau pun mereka bersikap jujur dengan catatan mereka berani dekat langsung dengan rakyat dan membagikan visi misi sih saya rasa tanpa uang pun mereka jadi kook (jadi guyon, becanda ding..). Sudah rahasia umum perkara ini, bahkan sudah menjadi tradisi kali yak, tradisi yg buruk di negara saya, :(

*****************


posting ini ssaya tulis tanggal 10 April 2014, sehari setelah pemilu.

Kalau ditanya nyoblos atau enggak, pasti saya jawab ya nyoblos donk, meskipun kebingungan sempet mampir. Bagaimana ga bingung ya, calon wakil rakyatnya aja banyak banget, dan tidak kenal semua, bahkan tujuan dan visi misi mereka sendiri saya tidak tahu satu pun. Lalu nyoblos apa? Ya itu rahasia donk, pemilu kan luber (langsung umum bebas rahasia), hihihihi...
Soal hasil sih saya tidak terlalu gimana gitu, toh hasilnya sama aja kan. Berdoa saja semoga yang menang dan menjadi wakil rakyat dapat mengemban tugas dengan baik, tidak korupsi dan lebih mentingin rakyat  terutama rakyat kecil.



Read More

Friendship

AGEE COMPUTER | 8:07 AM | | | | |
Sebenernya apa sih itu "PERSAHABATAN"? Kalian nyadar ga sih teman dekat kalian itu bisa dibilang "SAHABAT"? Bagi saya, sahabat itu selalu ada saat kita bahagia dan sedih, selalu ingat kita saat mereka bahagia. Saya punya sahabat sejati? Oh jelas saya punya (Inshallah mereka adalah sahabat saya), mereka adalah sahabat-sahabat saya yang baik. Sahabat saya ga hanya perempuan, bahkan teman baik saya kebanyakan laki-laki, kenapa? Entah kenapa tiap saya punya teman laki-laki, apalagi yang cocok beteman dengan saya, mereka akan memberikan kenyamanan, maksud saya di sini, mereka perhatian, ga perhitungan, dan bahkan tidak udah tersinggung. Berbeda dengan teman-teman perempuan yang pernah dekat dengan saya (tapi tidak semua yaaa..), kebanyakan mereka hatinya mudah tersinggung, dibilang gini marah, manyun, ujung-ujungnya saya didiemin.



Didiemin secara tiba-tiba pernah saya mengalaminya. Saat saya kuliah dulu, entah semester berapa saya sudah lupa, alasannya juga saya nggak tahu, dan saya juga ga ngerti dan ga paham letak kesalahan saya dimana. Sekali dua kali saya ajak ngobrol masih ga enak, ya udah, emang siapa juga yang butuh situ, I can live with or without you... Emang kalau diemin saya, saya bakal intropeksi apa? Ogah sih kalau saya, emang mereka siapa?? Nothing..!! (kalau yang saya bicarain baca, dan merasa ya silahkan kalau tersinggung, berarti yang saya maksud kudu sadar diri yah, kan situ yang musuhi saya :p). Inget sih dulu waktu penelitian, saya susah payah minta ijin ke kepala sekolah buat penelitian, udah dateng-dateng ke sana, ternyata ide saya juga ga dipake, nah kenapa juga dulu mau nurutin ide saya, bilang donk kalau ada ide lain, ga menghargai banget, belum lagi pas pergantian ide lain, saya nih ga dikasih tahu. Gila kan?! Buang-buang waktu saya aja.. Saya pengen deh rasanya maki-maki orang kaya begini, duh udah mahasiswa loh, otaknya kok kaya anak SD!! Gimana ga marah coba, punya kelompok belajar tp ga bisa saling mengharai pendapt orang lain.. *sigh*

Ah, kok saya ga penah ya ngalami kejadian kaya gini dengan teman-teman saya pas SMA dulu. Mereka itu care, saling pengertian, kalaupun ada yang marah, ngambek pun ga pernah sampek berbulan-bulan, paling belum seminggu udah baikan, gila-gilaan lagi. Jika kita ada kurang, ya diomongin baik-baik, ga main diemin orang seenaknya aja. Emang kalau udah diemin orang, orang itu bakal ngemis-ngemis beteman dengan kamu? Kalau saya sih nggak!! Dan kita semua menghargai semua pendapat teman yang lain, dan masih menganggap orang lain ada, juga tidak sok pinter!!Teman-teman SMAsaya juga ga pernah pilih kasih, ga pernah memandang kaya atau miskin, dan yang terpenting mereka tidak pernah memanfaatkan teman meski pun ada teman yang kaya. Semua menganggap kita sama. Jadi, kalau kita ada acara kumpul bareng ya semua dikabarin, saling mengingatkan.

Sembilan tahun, kita berpisah, sejak lulus sekolah. Dan saya masih ingat jaman itu, saat dua teman kami dinyatakan tidak lulus ujian, kami berkumpul dan mencoba menghibur mereka, biar mereka tidak terbebani oleh pengumuman yang seperti hantu itu. Dari awal kami dipersatukan di kelas 3 IPA 2, hingga sekarang, kami masih ingat satu sama lain, meskipun banyak yang sudah menyandang status suami atau istri orang, kami tidak banyak berubah, sama saja seperti dulu. Mungkin saya ya, salah seorang teman yang paling baik bilang saya lebih anteng sekarang, nggak pecicilan seperti dulu. Pecicilan? Bukan pecicilan tapi saya itu gadis (dulu) yang paling bawel dan paling ga bisa diem, manja lagi (untungnya mereka juga manjain saya, hihihi..)

Jadi inget jaman sekolah dulu, saya paling ga tahan kalau duduk sama anak yang pas-pasan "otak"nya, ga bisa ngasih jawaban yang bener pas ulangan harian, hahahaha... Pas ujian semester paling ga bisa ga bawa contekan, hihihihi...Waktu olah raga, disuruh lari eh kita malah enak-enakan jalan kaki. Oh ya, saya paling ga kuat klau disuruh lari-lari, nafas saya jadi berat..
Pas jam kosong? Rame-rame deh kita ke kantin.. Menyenangkan punya temen seperti mereka. I wanna turn back the time to see you again guys, ngumpul-ngumpul lagi :D There are no friends like you..



 Source of here

Weekend kemarin kita sempat kumpul sebentar sih, dikawinannya salah seorang kawan, Ferry. Meskipun sebentar, bagi saya itu sangat berharga sekali. Saya lihat tidak ada yang berubah dari mereka semua. Erna, masih sama seperti yang dulu, agak perhitungan, hihihihi... Dewi juga masih sama seperti yg dulu, Care. Teman yang laki-laki juga masih sama, sama ganteng gendengnya, lucu bikin ketawa dan ilang deh rasa bosennya kalau ada mereka.. :D
 

Repost from Sashawnee blog (my another blog)
Thursday, December 12, 2013

Read More

Dicintai Dengan Cinta

AGEE COMPUTER | 4:55 AM | | |


Sebagai perempuan, amatlah bahagia ketika memiliki seorang laki-laki yang mampu memperlakukannya dengan indah. Saya rasa tidak berlebihan juga dan wajar ketika seorang wanita merengek menjadi kewajibannya ketika sang suami terlalu sibuk dengan urusannya sendiri. Wanita juga tidak berlebihan jika ingin selalu dimanja dan diprioritaskan. Apalagi saat suami mampu memperlakuaknnya dengan indah. Wanita senang dengan kejutan manis dari orang yang spesial. Wanita juga akan bangga jika mempunyai lelaki yang sanggup membahagiakannya. Menjadikannya nomer satu dan menjadi bonus untuk wanita saat suami memberikan kejutan sesuatu ketika kita membutuhkannya tanpa harus kita meminta padanya.

Wanita selalu menginginkan hal-hal yang romantis. Dia akan merasa dicintai saat lelakinya royal mengucapkan kata cinta dan wanita juga akan bangga tentunya jika lelakinya juga royal dalam hal membuktikan kata cintanya. Sungguh pembuktian terhadap sikap gentleman yang ditunjukan seorang lelaki kepada yang tercinta.



Bak seorang putri kita pasti akan menjadi wanita yang beruntung menjadi pasangannya. Bahagia seperti cerita-cerita dongeng. Perempuan mana yang tidak bahagia jika hidupnya bergelimang cinta. Ketika ia berjalan sendirian, sang lelaki tak segan menghampiri dan menmani dengan penuh cinta. Ketika kita mebutuhkan pertolongan, sang lelaki akan memperjuangkan agar wanitanya tidak dalam kesusahan. Pengorbanan yang diberikan akan membuat sang wanita sangat tersanjung dan merasa beruntung memiliki lelaki idaman. Wanita mana yang tidak luluh ketika melihat lelakinya berkorban untuknya, dan siap menjadi pelindungnya. Wanita mana yang tidak berbunga hatinya ketika lelakinya mampu menghormati wanitanya. Ah, sangat beruntung sekali lagi saya katakan jika kita berdaingan dengan lelaki seperti itu.

Namun, dibalik itu semua kita tidak bisa menuntut terhadap pasangan kita agar mau melakukan hal-hal seperti itu. Setiap manusia berbeda cara untuk mengekspresikan rasa sayangnya, begitu juga dengan lelaki, mereka berbeda satu sama lain. Ada yang secara langsung menunjukan bahwa dia sangat mencintainya, dan bahkan ada yang cuek, diam diam hanya memperhatikan tidak bisa mengekspresikan rasa cinta ya. Jika kita mencari lelaki terbaik di dunia ini, saya yakin kita tidak akan mendapatkannya. Hanya Tuhan yang tahu hal yang terbaik untuk kita, dan hanya rasa syukur yang mampu membuat mata kita melihat bahwa pasangan yang sekarang dihadapan kita adalah yang terbaik. Lebaih baik kita memilih cara kita sendiri untuk meraih kebahagiaan kita sendiri, karena yang tahu bahagia tau tidaknya kita adalah kita sendiri.


Masih duduk dikursi teras ketika saya menulis ini, menanti kepulangan lelaki terbaik saya yang sedang berjuang untuk keluargannya. Hampir dua minggu kami berpisah sementara, sementara saya di sini selalu membekalinya doa untuk kelancarannya. Begitu cara dia membuktikan rasa cintanya terhadap keluarga yang dia sanagt cintai, diam-diam memperhatikan bahkan mengutarakan cintanya pun sanagat unik, karena itulah saya begitu mencintai suami saya. 
Menjelang magrib saat mendung masih menggantung setelah hujan menyirami bunga-bungaku yang sedang tumbuh. 
Read More

Intermezzo: Love Never Say Sorry

AGEE COMPUTER | 4:54 AM | | | |

 http://www.cyh.com/HealthTopics/library/sorry_2.gif

"Love never say sorry." - Yoo Hee.

Kutipan di atas adalah kutipan dari salah satu drama Korea favourite-ku, Love Rain. Kebetulan saya juga suka dan mencintai hujan. Kutipan di atas berarti "Cinta tidak pernah bilang 'maaf'.". Saya kok tidak setuju ya soal kutipan di atas? Sebenenya tidak hanya Love Rain sih yang menggunakan quote tersebut di dalam dialognya, tapi ada sih draqma Korea yang juga pernah menggunakan kata-kata seperti itu. Intinya, jika kita mencintai jangan mengucapkan "maaf",. Kata yang tepat digunakan adalah "Terima Kasih".



Kata maaf digunakan untuk kita mengungkapkan rasa bersalah. Kita manusia yang selalu menjadi tempatnya salah, dan kita diharuskan meminta maaf. Bahkan adakalanya seseorang yang tidak bersalah pun "harus" menggunakan kata maaf, biasanya digunakan untuk kata "mengalah", bahwa dia tidak ingin memperpanjang masalah dan mengalah, akhirnya kata maaf terucap dari bibir mereka. Harusnya kata "MAAF" memang sangat perlu untuk dikatakan even untuk sepasang kekasih. Sepasang kekasih kan juga manusia, yang punya salah dan khilaf. Sebagai contoh, saat kita melakukan kesalahan lalu kita berbohong untuk menutup kesalahan kita, lama-lama juga ketahuan, yah sikap kita gimana kalau ketahuan bohong? Masa tidak mau minta maaf hanya karena dia kekasih kita? Tidak kan?! Kita tetap minta maaf.. Kan memang seharusnya begitu.

Saya rasa akan menjadi janggal jika sesama manusia tidak meminta maaf kalau dia melakukan kesalahan, terkesan SOMBONG. Sebagian orang memang berat mengucapkan kata "MAAF", mungkin gengsi kali yah.. Tapi jika kata MAAF itu keluar dari hati yang tulus, akan ada akhir yang indah. Orang lain juga akan baik menilai kita, apalagi kita sebagai orang timur yang terkenal akan keramahan dan kesantunan. Meskipun saya belum pernah ke luar negeri, saya cukup banyak mendengar bahwa orang-orang bule di sana tak segan-segan bilang "MAAF", dan "TERIMA KASIH.'

Jika kata maaf memang sudah keluar dari bibirmu, dan hatimu, tak usah mengharap orang memaafkanmu, karena kamu sudah berbuat baik untuk meminta maaf, dan hal yang terbaik adalah MEMAAFKAN.



Read More

Patience

AGEE COMPUTER | 6:37 AM | | | |
Beberapa hari ini, bahkan seminggu saya disambangin mbak Iin alias insomnia. Bete banget yah, semua orang pada tidur, saya melek sendirian, belum lagi kalau ada suara aneh, kaya kucing keiinjek ekornya, atau denger benda jatuh dari luar, bawaannya bayangin yang enggak-enggak. Eh, malah ga bisa tidur. Tumben seminggu saya betah melek, biasanya kalau ga tidur siang,malem tidur lebih awal.
Cari akal supaya mata ngantuk, yuuuuk....
Cara pertama saya bikin aplikasi bros dulu, siapa tahu trus ngantuk. Tapi enggak, cara saya gagal, malah bikin pinggang saya capek, pegel.
Bikin playlist lagu-lagu balad. Niatnya biar bisa merem ini mata tapi apa daya usaha sia-sia. Kaya malam ini nih, playlist udah abis diputer semua lagu balad kesayangan, malah ga merem. Saya coba nulis blog, siapa tahu ngantuk bisa dateng menghampiri saya.

Dan, memang mata saya pedes banget, pengen tidur.
Kalau insomnia gini nih, harus bikin Mata capek (kalau menurut saya). Bekal pengalaman seperempat abad, kalau mata saya lelah, pasti tidurnya cepet. Saya ga pernah mengkonsumsi obat tidur, minum obat aja ga bisa, hihihi...

Hasil akhir seminggu kena insomnia, saya harus "berteman" dengan yang namanya masuk angin, perut mual, pokoknya ga enak banget. Tapi alhamdulillah sekali, sakit saya tidak berlama-lama bernaung dalam tubuh saya yang kecapekan. Sehingga beberapa proyek dan orderan saya sedikit tersingkirkan.

Baru sembuh sehari saya harus kembali berkutat dengan urusan flanel-flanel yang sudah masuk dalam order list, dan mau tak mau saya harus kerjakan, demi customer. Saat sedang mengemas barang, saya dapat kiriman paket kain dan lempok durian. Huaaa, seneng banget, dan beneran ternyata enak banget, sangking nyamannya saya makan lempok durian, tiba-tiba gigitan lempok kena gigi saya, alhasil saya haus nahan sakit cenut-cenut gigi saya selama 4 hari. Dan lagi-lagi kerjaan tertunda.. -_____-

http://amylansky.com/wordpress/wp-content/uploads/2013/06/patience.jpg

Bad things di akhir tahun, mulai dari insomnia hingga sakit gigi. Dibalik semua penderitaan saya, saya belajar bersabar menghadapi penyakit2 ini, belajar kuat dan belajar untuk tidak mengeluh, meskipun sebelnya minta minta ampun kalau badan sakit semua, jadi ga bisa ngapa-ngapain. Hasil kesabaran saya, alhamdulillah dapat tambahan orderan boneka lagi.. :D
 
Read More

Dua Delapan Dua Belas

AGEE COMPUTER | 6:40 AM | | | | |
 

Alhamdulillah, rupanya Allah masih memberi saya umur dan kehidupan hingga usia saya mencapai angka ... (rahasia) :D
Di umur saya yang kesekian ini saya ingin mengucap syukur kepada Allah, keluarga terutama suami dan orang tua saya, kakak-kakak saya, dan sahabat juga teman saya, yang telah mendoakan saya. Terima kasih atas doa kalian semua, semoga doa-doa dan keinginan kalian terwujud semua, amin..



Di hari berkurangnya umur saya, ada salah satu keinginan terkecil saya terwujud, alhamdulillah setelah sekian lama saya menginginkan benda ini, akhirnya saya punya juga. horeee.. (maaf lebay). Miniatur menara Eiffel, saya beli di online SHOP ini, barangnya datang pas hari ini, siang tadi. Nyicillah buat dekorasi rumah nanti, dan untuk saat ini, miniatur menara Eiffel ini saya buat untuk properti foto-foto aksesoris saya, yaaa biar indah gitu, hihihihi...

Di hari special ini saya tidak ingin apa-apa sih, doa dari suami, keluarga dan teman-teman sudah sangat membuat saya senang dan bahagia sekali, alhamdulillah mereka masih inget hari ini. Saya pribadi hanya ingin meminta kepada sang pencipta, Allah SWT, agar saya selalu diberi kemudahan mencari rejeki saya, diberi kesehatan, dan umur panjang. Tidak lupa meminta agar saya terus istiqomah belajar dan belajar menjadi ibu dan istri yang baik untuk anak saya dan suami saya. Amin.

Belajar menjadi dewasa dan bersabar, terus bersabar, karena saya orang yang mudah tersinggung, marah dan sakit hati. Perlahan-lahan saya ingin menghapus sifat-sifat saya yang tidak enak tadi. Belajar bersabar, semoga saya bisa melewati ujian kehidupan saya.

Perbedaan ujian di sekolah dan ujian di kehidupan, kalau di sekolah kita mendapatkan ilmu baru ujian, kalau ujian dikehidupan, kita diuji barulah kita mendapatkan ilmu atau hikmah atau pengalaman.. hihi, bener kan, hayooo... :p

Read More

Belajar Dari Daun

AGEE COMPUTER | 8:26 AM | | |
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, 
daun tidak pernah membenci angin meski harus terengutkan dari tangkai pohonnya.. 

dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya. Setidaknya mengajarkan pada kita, Bahwa hidup harus menerima.. penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti.. pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami.. pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. 

Tere Liye 



Dari daun yang jatuh saya diajarkan tentang menerima, mengerti, dan memahami.. 
Saya ikhlas atas segala takdir yang Tuhan tetapkan pada saya,, 
dengan ujian yang diberikan-Nya, semoga menambah kemuliaan dihadapan-Nya.. 

Saya memahami kehidupan melalui sang daun. Orang yang memendam perasaan sering kali terjebak oleh hatinya sendiri, begitu pun saya pernah mengalami rasa dendam yang luar biasa. 

Bagaimana seseorang yang kamu cinta berselingkuh, dan direbut. Memang awalnya saya sangat membenci sang perempuan, yang sangat tega merenggut kebahagiaanku. Dendam itu hingga berbulan-bulan hingga aku menyadari bahwa dendam itu hanya menyengsarakan hati sendiri. Saat itu saya melihat daun yang jatuh, saya merenung, banyak sekali yang saya renungkan kala itu. Hingga mendapat kesimpulan seperti Tere Liye katakan --- "daun yang jatuh tak pernah membenci angin, daun tidak pernah membenci angin meski harus terengutkan dari tangkai pohonnya.." 
Akan kah saya menangis ketika itu? tidak. Hanya meninggalkan sedikit kekecewaan, kecewa padanya, dan mungkin lebih tepat kecewa pada diri saya sendiri, karena salah memaknainya. Menggantungkan rasa itu pada manusia, toh dia tetap manusia, yang juga tak luput dari kesalahan, dia duakan seseorang yang tak sempurna, mencari yang sempurna tapi kelak akan ada seseorang yang menyempurnakannya seseorang yang pernah dia anggap tidak sempurna. Tapi memang benar, saya tidak sempurna, justru ketidak sempurnaan saya, saya lebih banyak belajar, dan saya yakin akan mendapatkan seorang yang mampu membuat saya sempurna. Tuhan menjawab doa saya, Tuhan telah memberikan saya seseorang yang menyempurnakan saya.

Kita tak perlu kecewa atau terhina dengan penolakan tersebut, atau lemah dan melankolik saat kasih kandas karena takdir-Nya. Sebab disini kita justru sedang melakukan sebuah "pekerjaan jiwa" yang besar dan agung: MENCINTAI. Karena saya pernah mengalami kekecewaan, perasaan terhina, bahkan juga melankolis. Dari sini saya belajar untuk memaafkan, dan ikhlas. 

Saya memaafkan perempuan itu, dan laki-laki yang telah mengkhianati saya beberapa tahun silam. Saya hanya tidak ingin diikuti rasa dendam dalam hati. Yang saya syukuri, dan saya nikmati, saya mendapatkan seseorang (yang sekali lagi harus saya tulis) yang mampu membuat saya sempurna dengan cinta dan kasih yang telah ia berikan kepada saya yang sebelumnya saya belum pernah merasakan cinta yang seperti ini. 

Repost.
Madiun, Sunday, August 21, 2011 

Read More