Loading



Showing posts with label My Love. Show all posts
Showing posts with label My Love. Show all posts

I Need You... I Miss You..I ♥️️ U

AGEE COMPUTER | 8:19 AM | | |
Aku ingin selalu bersamamu setiap saat,
tanpa ada jeda,
tanpa ada penghalang
Kamu seperti udara, selalu dekat
selalu aku butuhkan
Namun tak telihat nyata, tak bisa aku sentuh
Aku membutuhkanmu , melebihi yang kamu tahu
Aku menyayangimu, melebihi yang kamu rasa
Aku ingin berteriak menyebut namamu

Aku merindukanmu

Mungkin kamu tak bisa merasakan kerinduanku
Rindu yang berkumpul sempurna membentuk suatu ikatan rapi 
yang kelak kau buka satu per satu saat kita jumpa
Aku tak ingin berhenti mencntaimu
Tak ingin rasa ini berhenti dan pergi begitu saja

Setidaknya aku tahu, kamu juga merindukanku
Merasakan hal yang sama, getaran yang sama


*****



       Aku membutuhkanmu seperti aku membutuhkan udara. Kamu adalah udara bagiku.Kamu membuatku hidup setiap hari. Tak mampu aku melihat namun aku merasakannya. Begitu kiranya saat kita jauh. Saling mendekap rindu dalam relung jiwa.

       Waktu masih panjang. Menunggumu di tempat ini. Lelah??? Jika aku merasa lelah, aku sudah pergi dari dulu. Tak akan pernah aku lelah menunggumu, karena kamu adalah udara bagiku. Karena cintamu, karenamu aku masih bertahan hingga sekarang. Lelahku akan kalah ketika aku bertemu denganmu, memlukmu, menciummu dan berbagi cinta denganmu, hanya denganmu.

       Saat ragamu jauh dariku, aku berkata pada diriku sendiri, aku akan baik-baik saja. Karena aku tahu, meskipun kita jauh namun jiwamu masih bersamaku, melindungiku melalui doa-doa yang engkau panjatkan di setiap sujudmu, disetiap nafasmu.
Ingatlah aku selalu merindukanmu.



I ♥️️ U MY CLOUD, MY AIR





Read More

Anugerah Terindah

AGEE COMPUTER | 9:33 PM | | |
Tidak terasa semakin hari dia semakin beranjak besar. Banyak hal-hal yang baru dia pahami. Saya sangat bersyukur sekali mempunyai anak yang pintar dan cerdas. Terkadang celotehnya selalu membuat kami tertawa. Anak sepolos itu bisa mengungkapkan hal-hal yang sering dibicarakan orang dewasa. Banyak "kata bijak" yang sering dia ucapkan, saya terkadang sampai "speechless" mendengar ucapannya. Tingkahnya bikin saya geleng kepala, apalagi jika si kecil lagi bercanda sama papanya, pasti terdengar suara cekikikan yang imut keluar dari mulutnya. Iya, dia memang cintanya papanya, menggeser posisi saya, hihihihi... Rambut curly-nya selalu bikin orang lain tersenyum bahkan kagum, tak heran ketika orang yang pertama kali bertemu dengan Sasha selalu berkomentar tentang rambutnya yang seperti pegas ini. "Lucu." setiap orang yang berkomentar. 

Waktu berjalan begitu cepat, sudah hampir 4 tahun dia berada di dunia ini. Masih ingat dalam benak saya ketika masih mengandung Sasha, saya harus berjuang juga menyelesaikan study saya ketika itu. Saya ajak ke kampus, ke sekolah tempat saya penelitian dan saya ajak bergadang mengerjakan tugas akhir, juga saya ajak KKN. Banyak keluhan ketika saya mengandung Sasha, tapi keluhan-keluhan itu tidak saya anggap menjadi beban namun saya nikmati hingga melahirkan. Rencana saya ingin sekali menambah momongan lagi, saya rindu menggendong bayi, dan saya ingin punya anak laki-laki yang kelak selalu melindungi ibunya dan kakaknya. :)









Pictures taken by me.
Read More

Best Job Of Mom

AGEE COMPUTER | 4:09 AM | | |
Dari kejauhan saya melihat seorang ibu menggendong anaknya. Ibu yang sudah tua, ah ternyata yang digendongnya bukan anaknya, melainkan cucunya. Saya pun bertanya keberadaan ibunya, ibu itu bilang ibunya sedang bekerja, jadi ibu ini yang juga neneknya lah yang mengasuh anak kecil ini.
"kalau bunda dan ayah nya sedang bekerja, apakah ibu terus yang menjaganya?" Rasa penasaran saya mendorong untuk bertanya lebih lanjut.
"Tidak mbak, ada pembantu kok yang bantuin saya. Untung ada pembantu mbak yang bantu saya, dia sedang cuci pakaian, jadi saya yang ngajak anak ini." Jawabnya ibu itu.
"Untung ya bu ada pembantu jadi ibu tidak terlalu capek." Ungkap saya ketika itu.
"Iya mbak, bundanya saya suruh berhenti bekerja, biar dia bisa konsentrasi sama anak, tapi dia belum bisa mengajukan resign ke tempat kerjanya. Dia sebenernya ingin berhenti dan bisa mengasuh anaknya sendiri, tapi kalau jagain gajinsuaminya saja tidak cukup, apalagi anak ini sakit-sakitan mbak." Cerita ibu itu.
"Mashallah." Ungkapku dalam hati. Saya tidak bisa ngomong apa-apa, dan todak mampu bertanya sebenarnya si kecil ini menderita penyakit apa.
"Maaf bu saya lancang bertanya soal keluarga ibu." Saya meminta maaf.
"Tidak apa-apa mbak. Kalau anak saya bisa sepenuhnya bisa merawat si kecil ini, dia pasti senang sekali. Karena itu lah keinginan dia yang sesungguhnya."
"Saya doakan bu, semoga si kecil semakin sehat, dan bundanya bisa setiap saat bersama dia."
"Terima kasih mbak, saya kembali dulu ya mbak, saya juga mau lihat mbaknya sudah selasai nyuci atau belum." Pamit ibu itu.
"Iya bu, mangga." Jawabku.



Dari percakapan saya itu, diingatkan tentang ibu saya. Melihat sosok ibu itu, beliau mirip sekali dengan ibu saya. Ibu saya yang sekarang juga tinggal bersama saya, dikarenakan saya harus hidup jarang bersama suami, ibu saya juga membantu saya ngurusin rumah. Sebenernya saya juga tidak tega sih dengan beliaunyang sudah "sepuh" harus membantu saya masakin sayur dan lauk pauk untuk konsumsi sehari-hari, dan saya bertugas ngemong anak. Saya ingin sekali meringankan beban beliau, tapi mencari pembantu rumah tangga tidak semudah memcari gorengan dipinggir jalan. Hingga sampai saat ini, saya juga belum menemukan sosok pembantu yang pas sesuai dengan kriteria saya.

Menceritakan tentang ibu saya, mungkin tak akan ada habisnya, karena banyak sekali cerita tentang beliau, entah itu cerita yang indah maupin cerita yang buruk.
Mama saya itu beliau orangnya lembut, tapi juga keras. Sampai saat ini, jika subuh sudah memanggil tapi saya belum bangun juga, Mama lah yang membangunkan saya untuk cepat sembahyang. Kalau saya malas, beliau bisa ngomel-ngomel sampai telinga saya risih dan bangun lalu sembahyang, hahaha... Pernah kesel sih sama nyokap, ada suatu hal yang bikin saya sebel juga, mungkin niat beliau baik, tapi pas itu saya masih egois pun memyela pendapat Mama. Belakangan ada rasa nyesel kudu ngajak berantem Mama. Banyak cara seorang ibu menjaga anaknya. Saya juga seorang inu, dan saya suka overprotective sama anak saya, dan paling ga tega kalau anak saya dimusuhi dan disuruh-suruh sama temannya, kalau sudah begitu saya sebagai seorang ibu yang punya cara lain menjaga anak saya langsung ngajak pulang anak saya.

Pengalaman saya yang pernah menjadi anak kecil pun turut menjadi trauma. Saya saat kecil dulu sering dimusuhi teman sepermainan saya. Jadi saya jarang sekali main dengan anak tetangga, saya lebih memilih bermain dengan teman sekolah saya waktu itu. Saat itu saya seperti dibully, cekcok mulut, saling menghina. Namanya juga anak kecil, menjelang remaja kita tak lagi bermusuhan lagi. Mungkin saling menyadari kalau sudah dewasa, dan itu sangat merugikan.

Mama sering sekali memberi saya nasihat, salah satu nasihat yang pernah saya ingat adalah saat saya putus asa karena harus kehilangan orang-orang yang saya cintai. Mulai kehilangan Papa, dan sebulan kemudian saya diputus pacar yang selingkuh. Mama waktu itu bilang,

"kalau ada laki-laki seperti itu, harusnya kamu bersyukur karena dia pergi jauh dari kamu, dan jangan pernah kamu sesali. Jika dia tetap dalam kehidupanmu, maka celakalah kamu. Dia tidak pantas bersama kamu, perempuan itulah yang pantas mendampingi seorang pengkhianat seperti dia."

Kata-kata mama waktu itu bener-bener menyakitkan dan sekaligus benar. Setelah kejadian itu, Mama menambah pengawasannya kepadaku. Bahkan Mama pernah mengusir dia saat meminta maaf sama saya (pengen ketawa juga sih kau inget kejadian ini, tapi juga sangat menyakitkan buat saya). Terkadang saat merenung, banyak pertanyaan saya tentang seorang Mama,

Maunya kita apa? Toh orang tua kita juga sudah berusaha mewujudkan keinginan kita.
Kita bertanya Mama sudah makan atau belum hari ini pun kadang kita lupa, padahal Mama rajin sekali mengingatkan kita supaya jangan lupa makan.
Mama orang yang paling perhatian sama saya, saya saja yang kurang menyadarinya, dan sering kali saya masih merasa kurang diperhatikan oeh beliau. Perkerjaan sebagai seorang ibu sangatlah berat, dari membuka mata hingga menutup mata untuk tidur. Itu pun sering diremehkam sebgian orang. Saya sangat tersentuh keinginan bunda anak tadi untuk keluar dari pekerjaan hanya untuk mengasuh anaknya yang sakit-sakitan, saya tidak habis pikir pasti setelah pulang kerja bunda anak tadi juga berlanjut mengasuh anaknya.

Saya sebagai anak masih belum bisa membalas kebaikan-kebaikan beliau, Bahkan masih sering merepotkan Mama. Mama pernah mengungkapkan, bahwa Mama tak butuh balasan berupa materi, Mama hanya ingin cintanya dibalas dengan doa, karena doa dari anak-anaknya yang dibutuhkan Mama, doa anak soleh/solehah lah yang mampu membalas "pekerjaan" Mama sebagai seorang ibu.

Saya masih belum mengucapkan terima kasih atas segalanya untuk Mama. Terima Kasih Mama atas segalanya yang sudah diberikan kepadaku.

LOVE YOU

Read More

2 Become 1

AGEE COMPUTER | 9:22 PM | | |
Satu kalimat yang aku benar-benar menyukainya.

"Kalau begini, kita sudah jadi satu." Katamu sambil memelukku.

Pelukan yang kamu berikan padaku adalah suatu kumpulan kata-kata yang tak bisa diucapkan. Kata-kata itu meliputi,

"I Love You"
"I Miss you"
"I need You"

Dan satu kalimat tadi menambahkan menjadi pelengkap perasaan itu semua. Perasaan yang lengkap, yang diberikan kepada seseorang dan aku sangat bisa merasakan kersejukan ketika kamu mengatakannya. Mendengarnya pun aku sangat hangat di hati, ditambah ketika itu aku melihat senyum mengembangmu. Betapa aku menjadi wanita yang paling bahagia ketika itu. Sesugguhnya yang aku iinginkan dari kamu adalah rasa cinta, bukan hanya kata cinta yang sering kamu ucapkan padaku. Perhatian, bukan hanya kata "I care".

I don't need that words. I just need the prove. Show me that you love me.

Bahagia, iya saya memang bahagia memiliki kamu saat ini, tapi juga tak sedikit air mata yang aku tumpahkan karena aku merindukanmu.
Read More

Celoteh Si Kecil, Sasha

AGEE COMPUTER | 1:20 AM | | | |

Si kecilku tumbuh semakin besar, semakin pintar dam semakin cerdas. Bahasa yang dia ucapkan pun semakin bertambah, bahkan terkadang cara dia berbicara sudah seperti orang dewasa kebanyakan, "sok bijak", hihi tapi geli dan lucu mendengar kata bijaknya. Saya bersyukur sekali punya anak pintar dan cerdas, tak hanya itu Tuhan memberikan saya anugrah terindah sekali dalam hidup saya. Anak saya termasuk anak yang kuat dan tegar, dan gampang sekali diberi pengertian.




Empat tahun akhir July umurnya bertambah, saya terkadang masih tidak menyangka sudah punya anak sebesar ini, kadang perasaan bilang kemarin masih bayi, sekarang usah segede ini dan setinggi ini. Dengan teman sebaya dia, Sasha anak yang paling tinggi diantara mereka. Lucunya pas Sasha berantem sama temannya, dia tipikal anak yang ga mau kalah, judes, tapi ketika marah pun dia ga berlarut-larut, selesai ya selesai sudah. Dia sebenernya ga pilih-pilih juga berteman dengan siapa, tapi kalau udah ada teman yang nyakitin dia, ya dia tidak akan mau bermain dengannya, kecuali kalau hatinya lagi baik banget sama temannya yang udah bikin kesel.

Mendidik anak itu tidak segampang berteori. Selalu jauh apa yang Sudah menjadi teori saat ini. Tapi apapun yang terjadi kita sebagai orang tua sebaliknya mendidik anak dengan kasih sayang. Saya sering miris mendengar berita televisi yang menayangkan berita bayi atau balita dibuang oleh orang tuanya hanya dengan alasan ekonomi atau "kecelakaan". Jika Tuhan sudah mempercayakan kita seorang anak, sebaiknya ya dijaga dengan baik, Tuhan juga tidak seenaknya menitipkan kita seorang anak tanpa kita mampu atau tidak. Banyak pasangan yang masih ingin punya anak, berobat dan periksa ke sana kemari, yang gampang punya anak malah dibuang.

Alhamdullilah, saya sangat berterima kasih telah hadir seorang anak yang lucu dan cerdas, cantik lagi sebagai bonus buat saya juga suami. Saya selalu berdoa dan meminta kepada Allah, agar selalu melindungi Sasha, selalu melimpahkan rezekinya, amin.









Read More

A Letter of Love, I Miss You

AGEE COMPUTER | 1:55 AM | | | |
My Dear Sweetheart,

I miss you.  I want to be with you and hold you.  I want to gently touch your face and cup your cheek in my hand as I look into your beautiful brown eyes.  I want to snuggle and cuddle with you, to just be close to you.  I want to rub your leg and stare across the couch as we talk of our feelings for one another.  I want to hold your hand across the table at a restaurant.  I want others in the restaurant to be jealous of our intimacy and our tender affection for one another.  I want to lie next to you in front of a fire and gaze into your eyes while I rub your back.  I want to romance you.  I want you to know how beautiful you are in my eyes.  I want you to know how much I cherish and adore you.  I want to give my heart to you.  I want your heart, I want it all.

With fond affection and longing thoughts,

Your Love :*

Read More

A Hug

AGEE COMPUTER | 11:16 PM | | | |




Pada hening aku memungut kerinduanku,
Menitipkan salam dan setangkai bunga untuk kekasih
Butir-butir bening air mata menjadi ngilu,
Tak tertahan berlinangkan air mata duka nan sedih.
*




Sayang, malam ini aku ingin berbincang denganmu, berdiskusi tentang hal-hal yang membuatku luruh jauhkan rindu yang semakin sesak di dada. Betapa aku sangat merindukan kehadiranmu yang jauh berjalan meraih keindahan dalam kapal cintamu.

Sore ini hujan turun, deras sekali, kerinduanku kepadamu semakin membukit. Ingin aku memelukmu dibawah rinai hujan, memelukmu erat dan menciummu dalam hujan.

Pelukan hangat penuh cinta dan damai meski hujan mengguyur tubuh kita. Saling berpeluk erat, tanpa ada jeda dalam dekapan hangatmu. Dingin menjadikan hangat, sehangat ketika kita bercinta di persandingan tungku yang menyala kala musim dingin tiba. Inginku belai wajahmu, rambutmu, mencium keningmu walau dingin mengigil menjalar ke dalam sel-sel menusuk rongga-rongga, namun ada kehangatan dalam hati, menjadikan jantung semakin berdegup dengan riang.

Rasakan setiap tetes air yang menetes di setiap pori-pori kulitmu, ku sentuh dadamu merasakan degup jantungmu yang semakin liar, bertatap mata, sesekali bercium mesra pada rinai hujan sore. Seketika hujan reda, matahari menunjukan sinarnya, dan saat itu pula pelangi menampakan senyum khas berwarna-warni memamerkan keindahannya, dan tersenyum pada kita.
Kitalah pasangan yang abadi bagai bunga plastik yang tak akan pernah layu, akan terus mekar, namun cinta kita murni seperti semurni air suci. .









*Repost
Written on Early 2011, taken from my WP (ditulis pas saya belum punya blog WP)
Read More

Bidadari Kecilku

AGEE COMPUTER | 7:55 AM | |
Di dalam kehangatan tidurmu, ada seuntai senyum lugu tiada dosa, mendekap damai dalam mimpi yang indah. Harum nafasmu melepas semua lelah. Aku belai rambutmu yang bergelombang, ku kecup mesra keningmu hanyut dalam untaian nyanyian peri kecil. Tidurlah bidadari kecilku, lepas semua lelahmu hari ini, jemput impimu dalam setiap doa-doa yang tepanjatkan untukmu, mimpikan dirimu dalam taman penuh bunga dan kupu-kupu bermain dengan riang.




Tidurlah bintang kecilku, cahayamu akan menerangi sukma, cahayamu menjadi berlian di langit ketika malam menjelang. Engkaulah yang menjadi alasan untuk terus berpacu semangat hidup untuk mencapai asa. Engkau juga yang menjadi alasan untuk tetap bertahan menggapai bulan yang ingin kau sentuh.

Kelak ketika kau beranjak dewasa, pilihlah jalanmu yang selalu cerah menerangi hidupmu. menggapai semua cita dan cinta yang kau harapkan, meraih mimpi yang selalu datang pada malam-malam indahmu, menentukan warna-warni kehidupanmu dengan semua bekal waspada dalam tiap pikiranmu untuk meraih harapan.


Dedicated to My most beautiful little angel, Sasha. You are our heart, happiness, life and without you we are nothing. Mom and Dad love you. Always make us smile and laugh

Your Mom

*Repost
Saturday, May 21, 2011


Read More

Lelakiku

AGEE COMPUTER | 8:22 AM | |
Aku suka mendekap dadanya yang kekar, dan lapang. Selalu bisa buat aku nyaman.. Love you, beloved husband..


Terima kasih sudah menjadi ayah dari anakku, dan terima kasih sudah berkorban untuk keluarga. Rela berjauhan dengan anak kesayangan, dan istri yang dicintai, demi kami agar tak kekurangan. Aku akan selalu ingat, bahwa kamu di jauh sana selalu berjuang untuk keluarga kita.
Aku tahu bahwa kamu akan sekuat tenaga mencari rejeki halal buat kami. Semoga karirmu selalu menanjak, dan aku setiap hari akan melantunkan doa untukmu yang terkasih, agar kesuksesan dan keberhasilan selalu berpihak padamu. Tak lupa doa yang terpenting, semoga Tuhan selalu melindungimu dimana saja dan kapan saja..
I love you, lelakiku..

http://duniafurindria.files.wordpress.com/2012/01/suamiku.jpg
Read More

Masih Dalam Rindumu

AGEE COMPUTER | 8:52 AM | | |
Diujung senja ini aku membaca semua surat-surat yang kamu kirim padaku. Surat-surat cinta yang masih tersimpan rapi pada folder pribadiku. Surat yang aku baca setiap aku merindukanmu, surat yang aku simpan sebagai pengingat bahwa kamu masih seperti dulu, tiada berubah dari dirimu, dan aku tak ingin kamu berubah, never gonna change your love for me, because I need your love as spirit of my life, very strong.


Masih teringat jelas di memory otakku, mengingat dirimu yang terlalu takut kehilangan aku, dan bait-bait kata yang kamu gambarkan ketika merindukanku. Sayang, begitu waktu cepat berlalu dan kamu masih saja mengitari laut untuk mencari kebahagiaan keluarga kecilmu. I proud of you, Amor — never someone like you — you’re the one I love forever and ever.



Pada kalimat-kalimatmu dulu, membuatku rinduku semakin membiru, merindu matamu yang selalu tersenyum padaku, perbincangan kita, diskusi-diskusi masa depan kita dan perdebatan konyol kita. Perdebatan yang seharusnya tak kita perdebatkan, hanya saja kita memang kurang kerjaan, hahaha… Namun, andai saja tidak ada perdebatan itu, tak akan ada warna dalam ruang kehidupan cinta kita. Seseungguhnya aku menyukai setiap argumen yang kamu berikan, namun terkadang aku bosan dengan pedebatan konyol kita. Aku ingin memelukmu, mengatakan, “Hentikan perdebatan ini, peluk aku, dan kamu akan merasa nyaman.”
Aku kangen suaramu, merajuk, mengatakan, “Sayang, kangen ki lho…” Seperti anak kecil yang inginkan sesuatu. Ah, andai saja ketika kau berada di dekatku saat ini, kamu akan aku peluk dalam ketenangan jiwa, menyembuhkan rasa rindu menjadi jiwa dalam tenangnya cinta. Aku rindu wajahmu, wajah yang naif tak ingin jauh dariku, menggenggam tanganku tak ingin lepas, dan senyum simpulmu yang membuatku makin tak sanggup kehilanganmu.

Ingin rasanya mendapat surat-surat seperti itu lagi, darimu tentu saja. Namun, tak akan lagi ada surat yang seperti itu lagi karena hidup sudah berubah. Entah berubah menjadi apa, aku tak mengerti. Aku rasa bunga mawar telah berubah menjadi anggrek, sangat sulit dipercaya, dan aku tak sanggup mempercayainya. Aku tak mampu melepas angan dan asa yang aku genggam di pinggir sungaiku. Keluarga ini membuatku bahagia, aku merasakan semua perasaan yang terciptakan kepada manusia. Cinta, rindu, pengharapan, kesedihan, kekecewaan, tawa, tangis, bosan ah, semua perasaan, aku merasakannya….



Love me faithfully, See how I am faithful; With all my heart and all my soul; I am with you, even though I am far away.
Read More

Apa Kabarmu, Sayang

AGEE COMPUTER | 8:19 AM | |


Dia menanyakan kabarku hari itu, dengan suaranya yang merdu hingga hati ini semakin rindu.
“Apa kabar, sayang?”
Jeda satu menit bibirku tak mampu membuka kata, aku ingin menangis, karena merinduimu.
“Aku baik-baik saja, sayang.” Akhirnya aku membalasnya.
Entah itu jawaban yang terbaik atau bukan, meski hatiku berkata “Aku tidak benar-benar baik. Aku merindukanmu.”
Meski jiwa kita selalu bersama, namun tak aku pungkiri aku ingin melengkapi bersama ragamu, memelukmu, menciummu, dan berkata “I love you” di dekat telingamu dengan suara lirih dan manja.

Sudah berat aku menanggungnya. Rindu yang mungkin belum habis bernaung dipundakku, dan kau pun tak kunjung kembali.
Masih menanyakan kabarku, kekasihku. Andai saja Tuhan menciptakan bumi ini kecil, aku ingin berlari menujumu, menumpahkan segala galau rindu yang bermukim di hatiku.
Sayang, jalan kita masih panjang dan aku harus terus seperti ini, menanti. Terkadang risau menyapaku dengan segala bisikan tentangmu.
Tahukah kamu, setiap detik berjalan, detik itupun mengumpulkan segala rinduku padamu..
Dia menanyakan kabarku hari itu, dengan suaranya yang merdu hingga hati ini semakin rindu.
“Apa kabar, sayang?”
Jeda satu menit bibirku tak mampu membuka kata, aku ingin menangis, karena merinduimu.
“Aku baik-baik saja, sayang.” Akhirnya aku membalasnya.
Entah itu jawaban yang terbaik atau bukan, meski hatiku berkata “Aku tidak benar-benar baik. Aku merindukanmu.”
Meski jiwa kita selalu bersama, namun tak aku pungkiri aku ingin melengkapi bersama ragamu, memelukmu, menciummu, dan berkata “I love you” di dekat telingamu dengan suara lirih dan manja.



Rindu selalu hadirmu dalam hari-hariku.
*dedicated to My Cloud, My Lighthouse.. love you so much
Read More

Sendiri Dalam Penantian

AGEE COMPUTER | 4:20 PM | | |

Aku rasa malam semakin larut, dan tak terasa bulan mengintipku melamun di balik jendela kamarku.
Aku rasakan angin menyapaku dengan lembut. 
Aku tersenyum pada langit malamku, menjelajah tiap jengkal udara malam yang semakin dingin.
Aku teringat tentang kita, tentang perbincangan masa depan yang kita ukir pada kata-kata.
Di kursi kayu itu, 
kita duduk berdua diiringi suara potongan bambu yang dirakit menjadi gantungan indah,
dengan bunyi khas ketika angin meniupkan nafasnya. 
Aku merindukan senyummu itu, 
senyum yang sudah lama tak lagi aku lihat.
Batas ruang dan waktu membentang, seperti tak merestui.
Aku akan menghabisakan sisa malamku untuk berbincang dengan bulan. 
Agar ia mau menyampaikan rindu yang terlalu padanya.


Aku sudah berdiri disisi jendela kayu tua, 
menatap cahaya bulan pada remang malam. 
Masih angin menyapaku, dengan nafasnya yang lembut membelai sekujur tubuhku. 
Sendiri di sini, menanti segenggam asa dan cinta yang akan engkau berikan lagi padaku.
Malam yang gelap, 
berselimut awan-awan yang berkejaran, dan sesekali menutup senyuman sang bulan.
Kekasihku, 
aku melihat senyummu dilangit gelap itu, 
seperti cahaya yang benderang. 
Tuhan mengirimkan wajahmu pada remang malam, 
terlihat kau seperti tersenyum padaku, 
wajah dan senyum yang terlihat jelas oleh pantulan sinar bulan. 

Aku merindumu…..
.
.
By Merry Indria, Sunday, June 5, 2011 at 1:20 am.


Read More

Rindu

AGEE COMPUTER | 12:00 AM | | |





Aku merindukanmu. Tinggal beberapa bulan hidup tanpamu, seperti aku terpasung pada jerit hati yang tak terdengar oleh siapapun. Rindu yang tak tertahan, namun harus bertahan untuk segera bertemu denganmu, dan berlari memelukmu. Banyak kata untuk menggambarkan tentang rindu, namun semua kata tak mampu mewakilkan perasaanku kali ini. Rindu yang tak terkatakan, hanya mampu aku ucapkan “Aku merindukanmu”.
Semoga engkau mengerti tentang kerinduan yang semakin membara dan semakin menguat, rindu yang ingin terlepas terhempas.
.
.
Teruntukmu kekasihku, Awan.
Thursday, May 12, 2011 at 7:45 am. Pada pagi yang sunyi berteman rindu.
Read More

Short Note: Natashaku

AGEE COMPUTER | 6:15 PM | | |
::: Aku tak tahu persis, banyak sekali yang aku ucapkan tentangmu. Gadis kecil yang selalu tertawa menghiasi hari-hariku kini. Banyak cerita tentangmu, polah tingkahmu yang lucu dan anggun. Sekian lama kita bersama, sembilan bulan kita tak pernah berpisah, bernafas bersama, bergerak bersama, dan berjuang bersama. Hingga kau lahir dengan suara tangismu yang membuat damai.

Perjalananmu tak hanya di dalam rahimku, ketika kau melihat dunia, inilah awal perjalananmu. Perjalanan dari jejak kaki yang mungil hingga jejak kaki wanita hebat yang membuatku bangga mempunyai gadis sepertimu. Kau mampu mendamaikan orang-orang yang berperang, kau mampu mendekatkan orang-orang yang berjauhan, dan kau mampu menggembirakan orang-orang yang sedih, kau adalah malaikat kecilku.



Seiring waktu berganti, perkembanganmu makin membanggakanku. Dengan gelak tawa yang kau berikan mampu menentramkanku. Tangisanmu, membuatku kelu tak berdaya, senyummu menguatkanku pada badai yang menerjang karam kehidupan. Bidadari kecil tercipta bagai malaikat dari surga, memelukku, menciumku dan menyebutku “Mama”.

::: Venetia-ku, kau adalah pantai yang tak bertepi selalu memberi angin kesejukan di mana aku berpijak pada pasir-pasir putih yang halus dan debur ombak yang menentramkan. I love you, my Little daughter..
.
.
By Merry Indria, Sunday, May 8, 2011 at 8:15pm.

Read More

Miss You

AGEE COMPUTER | 12:09 AM | | |


::: Ketika raga sempat jauh membentang jarak memisahkan segenap cinta dan sayang, rindu ini terasa seperti teman karib sejati yang setia menemani hari-hari yang sepi. Malam ketika bintang tiada cahaya di langit gelap, tak menghiaskan alam malam yang jinak.

Suara burung hantu bernyanyi pada suatu malam, dan aku pun termenung menantimu. Ingin aku bersandar pada bahumu untuk sejenak menghilangkan peluh hari-hariku yang berat. Memelukmu untuk meringankan beban pada pundak jiwaku yang lelah ini.



Wajah lelah pada orang-orang pada gurat di dahi mereka, tak mencerminkan pada jiwaku yang membara untuk selalu menanti senyum indah pada wajahmu tanpa lelah karena kau adalah mimpiku. Menantimu adalah suatu kebiasaanku, sebab itu aku tak akan pernah untuk merindukanmu.

::: aku merindukan setiap jejak kakimu yang melangkah, aku merindukan setiap detail senyum dan suaramu. Aku merindukan semua hal tentangmu.

Read More

Menunggu

AGEE COMPUTER | 12:11 AM | | | |


Saat kau pergi melambaikan tanganmu, dan akupun tak mampu menghentikanmu, hatiku kelu, merintih kesakitan terisak dan menangis. Hanya bait-bait doa yang aku lantunkan untukmu.

Aku menantimu di sini, ditemani dua pohon yang berdiri kokoh. Di tepi lautmu aku menunggu, berharap ketika kau tersenyum pada daratan aku yang pertama kali melihat senyum itu, dan berlari menuju cintamu, memeluk dan mendekap erat merasakan detak jantung kebahagiaanmu.



Di sini, di tepi lautmu, aku duduk merenung seorang diri. Memutar kembali pada ingatan yang lalu, membuka album yang tersimpan rapi pada otak kerinduan. Ingin menandai satu persatu gambaran tentang kehidupan bersamamu, menandai pahit getir, manis kisah percintaanku denganmu, menandai dengan bintang keemasan yang tak akan merasa redup sinarnya.

Aku tak akan pernah merasa bosan, letih, keju yang membuncah hati, karena cintamu selalu ada menemani dan menguatkan rasa cinta dan rindu. Dan peri kecil yang kau titipkan padamu akan selalu ceria berbincang denganku meski hatiku terkadang bimbang menantimu.
.

Read More

Cinta, Ketika Rasa Itu Hadir

AGEE COMPUTER | 2:49 AM | | |
Kalau ini cinta, aku akan mencintaimu melebihi apapun.
Apakah Tuhan akan marah padaku, jika aku mencintai melebihi cintaku pada-Nya?
Aku melihat diri-Nya ada pada dirimu.
Begitu tenang saat bersamamu, memandangmu, berbicara denganmu, seperti berbicara dengan Tuhan. Menyejukan.

Aku sedang mengingat awal kita bertemu pada segerombolan orang-orang.
Aku berdiri pada sisi di mana banyak orang mengerumuniku, aku takut kau tak mampu menemukan aku. Seketika itu aku menoleh, aku melihatmu mencariku.
Kau tersenyum padaku, menghampiriku diantara banyak orang.
Berkemeja putih, masih ada senyum dibibirmu, dan menjabat tanganku malu-malu…
Waktu demi waktu mendekatkan kita, banyak kata puisi mengalir dalam sungai cinta kita.
Percakapan-percakapan mengalir seperti biasa kala itu, tertawa, merayu, dan merajut mimpi-mimpi membentuk suatu gambaran awan dan pelangi menghiasi langit biru



Mimpi-mimpi kita sedang dirajut, sedikit demi sedikit akan membentuk suatu kenyataan yang menjelma seperti kidung mesra dalam ingatan kotak mimpi kita.
Aku merindukan saat-saat kita berbincang, berdiskusi tentang masa depan dengan penuh kemesraan, bagaikan sajak-sajak yang melantunkan lagu melawati bibir kita.
Aku mencintaimu.
Cinta yang langka aku rasakan, bagai lengkungan indah pelangi membagi warna-warnanya pada kehidupan.
Aku melihatmu tersenyum, lelakiku, tersenyum manakala awan-awan putih dilangit menampakan keindahan surga bidadari.
Kau bilang, itu surgamu, bidadariku.
Sungguh aku tersanjung, memelukmu, mencium bibirmu yang anggun mengucap kata indah untukku.
Terima kasih, lelakiku, tanpamu aku tak akan sanggup menghadapi kerikir-kerikil kecil dalam perjalananku menuju ke lautan Tuhan.
Semoga jiwamu selalu memeluk jiwaku yang rapuh ini.

 I ♥ U
Read More

You are Still Mine

AGEE COMPUTER | 3:12 AM | | |
Bukan dari fisik aku menilaimu sempurna, bukan dari harta aku menilaimu sempurna, dari cinta dan kasih sayang yang telah kamu berikan kepadaku, tiada celah keburukan yang aku rasakan dikala itu. Wangi nafasmu teruntai dengan kata sapa lembut, selembut embun pagi. Duniaku serasa seperti negeri dongeng, negeri yang damai dengan taman-taman indah, kerajaan sederhana yang kau persembahkan padaku. Indah.

Sekarang, tidak lagi aku rasakan perasaan seperti itu lagi. Impian, bayangan itu sirna karna masa lalu yang menggoncang impian dan bayangan indah itu. Kau menyakiti aku, pertama, lagi, lagi, dan lagi. Cinta tak pernah sesakit ini dan sepedih ini. Kamu memilihku untuk menjadikanku permaisuriku, membawaku dengan kereta kencana pergi ke kerajaanmu. Ingatkah itu?

Aku hanya meminta hatimu, bukan hanya fisik dan harta, bukan ketidak jujuran, bukan ketidak setiaan. Kamu adalah milikku, dan akan tetap menjadi milikku. Aku mengerti dia, mantan perempuanmu, masih tetap ada di hatimu. Meski aku sudah berusaha menepis semua pemikiran itu, aku masih tidak ikhlas jika kamu masih memberi dia ruang di hatimu, walaupun hanya sebagai kenangan. Kenanganmu bersama dengan dia hanya menyakiti aku. Sakit sekali melihat memory itu, bahkan saat kita sudah bersama mengarungi hidup bersamaku, kamu masih berkata indah dalam sebentuk tulisan hati, tulisan yang tercurah dari hatimu kepadanya, bahwa kamu masih tetap ingin mengenangnya.



Bagaimana dengan aku? Aku meletakkan semua kenangan indah masa laluku di tungku dan siap terbakar. Satu persatu kenanganku hilang menjadi debu, dan aku tak lagi menyimpan bahkan mengenangnya. Itu semua aku lakukan demi kamu, demi semua cinta kita, demi perasaanmu terhadapku. Aku sama sekali tidak menyimpan semua berkas-berkas tentang dia, pria masa laluku, tapi kenapa kamu berbuat seperti kepada aku?!

Perasaan ini entah aku tak mengerti, aku juga tak tau harus berbuat apa? Aku tak punya seseorang yang mendukung aku selain kamu, aku tak punya seseorang yang bisa memelukku saat sedih selain kamu. Jika kamu memperlakukan semua, kepada siapa aku memeluk? Kepada siapa aku meneteskan air mataku?
Perasaan yang luar biasa yang aku ungkapkan. Entah setelah ini aku membencimu atau aku tetap ingin menjaga cinta ini, aku tidak tau. Semua adalah kehendak-Nya, aku ikhlas menerima semua kesakitan ini. Menerima dengan setulus hati. Sudah takdirku kan mendapat perasaan seperti ini, agar aku selalu bisa bersabar, dan mungkin itu hikmah dari semuanya.

Dari semua itu, aku tidak ingin dia jauh dari hatiku. Dia adalah belahan jiwaku, yang dikirim Tuhan lewat cerita yang benar-benar menguras semua air mata, masih berharap suatu saat aku memetik kebahagian bersama. Belahan jiwaku. Tuhan, kuatkan aku, meski berurai air mata, aku yakin Engkau ada di sisiku untuk menguatkan aku. Menjadikan aku lebih dewasa.

Terima Kasih Tuhan, Engkau mengirimkan lelaki yang sempurna. Sempurna untuk menyakiti aku dan sempurna untuk membahagiakan aku. Dia adalah lelaki yang istimewa untuk “Peri kecil” yang berharap lelaki itu bisa mencintai apa adanya diriku, mampu membuat aku wanita yang paling bahagia di dunia ini.
“Aku mencintainya apa adanya dirinya. Tak mau aku menuntut apapun dari dia, karna cinta tak ada tuntutan. I love you, my real soulmate”.
 Sayang, bagaimanapun kamu sudah menyakiti aku, sakit ini seperti pisau menusuk di hati, dan perih selalu membekas entah sampai kapan semua ini sembuh, namun bagiku kamu adalah pria yang sempurna dan istimewa untukku. Tak akan mampu aku berpaling dari sisimu, karna pisaumu sudah tergores membekas lafal namamu selamanya.
Read More

Salam Untuk Kekasihku

AGEE COMPUTER | 2:58 AM | | |
Hi Amor, my love, kekasihku, apa kabarmu hari ini cinta? Aku merindukanmu..
Maaf sayang, aku sering marah sama sayang, aku tak bisa melihat nama dia. Aku cemburu, dan aku takut kehilangan cintamu. Aku ingin hanya aku di hatimu, tak ada yang lain selain aku. I love you.
Sayang, bagaimana pekerjaannya? Lancar kan? Aku selalu berdoa untukmu, semoga sayang selalu dalam lindungan Allah SWT, melindungi sayang dari orang-orang yang jahat, dan menjaga hatimu untuk aku.

Aku ingin memelukmu malam ini, seperti malam-malam ketika kita bersama. Aku ingin menciumu, menciummu dibawah rembulan yang tertutup awan. Ingin aku bercinta denganmu malam ini, berbagi cinta dan kecupan, melepas semua penat dalam hati, dibuang melewati keringat-keringat yang bercucuran dalam tubuh kita. Sayang, aku ingin berdansa denganmu, diiringi lagu yang syahdu, saling bertatapan memandang penuh cinta, sepasang kekasih yang tak bisa dipisahkan.



I don’t know how lovely you are. Aku punya banyak cinta untukmu, sayang. Cinta yang luar biasa, bukan cinta biasa yang orang lain tak bisa memberikannya padamu, hanya saja apa sayang merasakan cinta itu?
Sayang, aku tak bisa merangkai kata indah seperti perayu yang merayumu, aku hanya memberimu kata-kata yang keluar dari hatiku. Kata-kata yang sederhana yang mengungkapkan rasa cinta dan sayang, juga rasa tak ingin kehilangan. Aku tak peduli orang membaca tulisanku ini, ah jelek, ah lebay, ah bla bla bla bla, aku tak peduli itu, ini adalah perasaanku yang sesungguhnya.

Amor, aku ingin memegang tanganmu, meletakannya di dadaku, dan rasakanlah degupan jantungku, cinta yang besar kepadamu ada di jantungku. Aku kangen, rindu, rindu segalanya tentang kamu. Setiap kamu di dekatku aku merasa seperti di surga, melayang, ke taman firdaus bersamamu, bagaikan bidadari dan kekasihnya. Sayang, jika kamu membacanya, katakan bahwa kamu juga merasakan hal yang sama. I need you.

Honey, aku membayangkan, jika tak ada hari esok untukku, aku ingin dalam hembusan nafasku yang terakhir aku bisa menciummu dan memelukmu, I just wanna dying in your arms. Jika hari esok tak datang untukku dan kamu jauh, kenanglah aku di setiap hembus nafasmu, kenanglah dalam tiap ucapan baikmu, kenanglah ditiap langkah kakimu, gerak tanganmu, karena aku akan selalu di sampingmu menjagamu.

Amor, I never let you go! Dying can’t stop loving you. You are my everything and always. I love you just the way you are.

~ Merry Indria ~
Dedicated to my beloved husband.
Read More

Jika...

AGEE COMPUTER | 2:02 AM | | |
—- Jika aku mengenalmu lama sebelum aku mengenal mereka, aku tak akan pernah tahu rasa sakit hati. Jika kamu mengenalku lama sebelum kamu mengenal dia, apa yang belum kamu rasakan? Semua tak akan terjadi hari ini jika kita mampu merubah semua keadaan yang sudah kita jalankan.

Jika aku menikah denganmu sebelum aku mengenal mereka, aku tak akan pernah tahu rasa cinta yang luar biasa, merasa tak ingin kehilangan. Jika kamu menikah denganku sebelum kamu mengenal dia, apa kamu juga memburu cinta seperti ini padaku? Seonggok cerita masa lalu menjadi duri yang melukai hati menyayat perih luka yang tergoreskan, bagai pecahan kaca tak mampu menyempurnakan wujud. Aku cemburu, sangat cemburu. Aku tidak suka, sangat tidak suka, dia tidak ramah terhadapku.



Semua untuk kebaikan kita, sayang. Jika semua tidak terjadi belum tentu kita akan bersatu, dengan membawa semua luka yang menyayat.
Biarlah mereka menjadi sebagian dari perjalanan kita, perjalanan hidup kita, dan cobalah untuk kita memetik semua buah dari masa lalu, buah pelajaran.


Read More