Loading



Syukur

AGEE COMPUTER | 12:34 AM | | |


Malam ini, aku berpikir tentang satu hal. Ada penyesalanku yang terpaku dalam hatiku. Aku menuntut dia, meminta apa yang seharusnya tidak aku minta. Seharusnya aku berusaha terlebih dulu untuk memenuhi semua keinginanku.

Harusnya aku bersyukur apa yang sudah diberi Tuhan kepadaku. Aku masih beruntung, aku sanggup memenuhi kebutuhan gizi bidadariku, aku masih sanggup makan setiap harinya meski masih disokong oleh orang tua maupun mertua. Aku juga bersyukur mempunyai mertua yang baik, tidak banyak omong, dan mengerti tentang aku, tidak kebanyakan mertua yang suka berbicara seenaknya kepada menantunya, mertuaku tidak seperti itu.



Aku bersyukur saat bidadari kecilku sakit aku masih mampu mengobatkan dia ke dokter specialist anak, bukan ke puskesmas. Aku melihat masih banyak orang tua yang kurang mampu, dalam keterbatasan sehingga mereka tidak sanggup membawa anaknya ke dokter anak.

Ketika aku bisa makan enak, seorang pengemis datang meminta-minta. Aku bersyukur aku masih makan nasi bersama lauk yang enak dan bergizi, aku masih bisa mencicipi masakan enak. Sedangkan pengemis tua itu, uang untuk makan saja mungkin kurang mencukupi, atau mungkin dia pernah mengais sampah untuk sekedar mencari nasi yang masih layak dia makan.

Astaghfirullah, ya Allah, berdosakah aku meminta bagian yang lebih pada suamiku hanya untuk memenuhi kebutuhan bulanan yang masih kurang terpenuhi?
Seperti ada bisikan dalam otakku, bisikan malaikat, aku tak boleh menuntut macam-macam, aku harus tirakat.

Tiba-tiba aku teringat nenek-kakek yang aku temui di sebuah tempat yang aku beruntung sekali bertemu dengan mereka. Aku harus menjadi pendamping yang setia di kala suka maupun duka. Aku tak boleh menuntut apa yang dia belum bisa lakukan, aku seharusnya menjadi motivator yang terbaik untuk dia, agar aku dan dia mencapai mimpi-mimpi yang terindah.

Ah, aku harus meminta maaf padanya. Mungkin dia sedang berfikir tentangku, tentang permintaanku.
Aku harus belajar bersyukur dan selalu mengingat bahwa Tuhan akan memberikan rizky dan tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan umatnya. Allah akan memberikan jalan rizky jika hamba-hambanya berusaha dan bekerja keras, juga berdoa kepada-Nya.